Senin, 04 April 2011

Ceramah Ust. Arifin Ilham Tentang 7 Sunnah 2.

- penyimpanan dan berbagi-pakai file online - unduh - <a href="http://www.4shared.com/audio/Q1WtiKCb/Ceramah_IslamUstArifin_Ilham_T.html" target="_blank">Ceramah Islam~Ust.Arifin Ilham Tentang 7Sunnah 2.mp3</a>

Ustadz Arifin Ilham : Musibah Bukan Kebetulan


ustadz muhammad arifin ilham
Semua yang terjadi di muka bumi ini tiada satu pun yang kebetulan. Tiada satu pun yang di luar rencana Tuhan. Manusia yang menyebut bahwa kecelakaan, musibah dan berbagai hal sebagai kejadian yang kebetulan adalah manusia yang tidak bertuhan.  Firman Allah dalam Surah al Hadid: 77 mengatakan,  
“ Musibah yang terjadi di muka bumi ini dan juga yang menimpa dirimu, itu semua sudah dituliskan dalam sebuah kitab di Lauhul Mahfudz. Dan itu sungguh mudah bagi Allah.”
Semua kejadian, semua peristiwa adalah kudrah dan iradah dari Allah SWT. Orang-orang beriman akan selalu membaca kejadian-kejadian dan peristiwa sebagai sebuah pertanda. Ia bisa berarti teguran atau ujian, bisa azab bisa pula laknat. Bagi orang-orang yang melakukan maksiat, mungkin ini adalah sebuah teguran dan peringatan. Dan bisa menjadi azab bagi orang-orang yang kufur. Bagi mereka, orang-orang kufur, kematian dan segala kejadian buruk yang menimpa mereka adalah azab. Tapi bagi orang beriman, semua peristiwa musibah adalah ujian. Tarqiyyatul iman. Untuk meningkatkan iman mereka. Untuk mengangkat derajat mereka menjadi lebih tinggi lagi.

Untuk keluar dari berbagai masalah dan musibah, kemudian meraih keberkahan dari Allah, tidak ada jalan lain. Kita harus kembali kepada Allah. Jika kita rindu pada ketenangan, kita harus mendekat pada Yang Maha Tenang. Jika rindu kedamaian, kita harus mendekat pada Yang Maha Damai. Dan jika kita rindu keadilan di negeri ini, seharusnya kita mendekatkan diri pula kepada Yang Maha Adil.
Seandainya seluruh penduduk negeri ini beriman, niscaya Allah akan menurunkan keberkahan dari langit dan dari dalam bumi. Tapi jika mereka kufur atas nikmat-nikmat Allah, maka mereka akan mendapatkan musibah, bala dan bencana.

Sungguh, bala dan bencana, musibah dan kejadian buruk yang menimpa kita tidak akan berhenti sampai manusia benar-benar bertakwa. Jangan mengharapkan keberkahan dan nikmat jika selama ini kita menggunakan nikmat-nikmat Allah untuk tenggelam dalam kemaksiatan dan kezaliman.
Kezaliman kian merejalela. Sogok menyogok dan korupsi yang sudah membudaya dan melembaga. Negeri ini sudah koma. Untuk bangkit, harus kembali pada Allah SWT.
Perbaiki hubungan dengan hablum minalllah, dengan sendirinya itu akan memperbaiki hablum minannas kita. Bukan tanpa maksud jika shalat itu dimulai dengan Takbir dan diakhiri dengan Salam. Dimulai dengan kekuatan akidah dan diakhiri dengan akhlak yang mulia, menyebarkan kesalamatan.
Tapi apa yang terjadi kini. Hampir-hampir sudah tidak ada lagi air mata yang bisa diteteskan. Semua kondisi telah mencekam.

Mari kita semua meningkatkan takwa, Kembali mengingat dan mendekatkan diri kepada Allah. Kembali berdzikir dan taat kepada Allah. Dengan selalu mengingat Allah, mustahil maksiat akan terjadi. Orang-orang yang bertakwa tidak mungkin korupsi. Orang-orang yang berdzikir tidak mungkin berbuat maksiat. Karena ia sangat cinta kepada Allah. Karena ia akan selalu berhati-hati dengan Allah.

Ingat, maksiat adalah magnet bagi bala. Maksiat selalu mengundang petaka. Dan bala akan terus menghebat kecuali kita kembali dan meminta perlindungan hanya pada Allah semata.
Lepas dan tinggalkan paham-paham sekuler yang selama ini mengepung kita. Semua yang terjadi sama sekali bukan kebetulan semata. Kita lahir bukan kebetulan. Kita mati juga bukan kebetulan. Musibah juga bukan kebetulan. Musibah selalu memiliki tiga unsur di dalamnya: azab, peringatan, ujian.

Menjadi orang-orang yang beriman sungguh begitu nikmat dan mengagumkan. Dicurahkan nikmat ia bersyukur, dan itu baik untuknya. Diberi musibah ia bersabar, dan itu juga baik untuknya. Orang-orang beriman tak pernah dirundung kesusahan, karena tak ada kosakata rugi untuk mereka.
Sedangkan kemaksiatan akan selalu mengundang bencana. Alam tak lagi bersahabat dengan kita. Sebab alam selalu berdzikir kepada Allah. “Sungguh, bertasbih dan berdzikir semua apa yang ada di langit dan bumi ini. Allah maha perkasa lagi maha bijaksana.

Manusia yang tak syukur dan tak berdzikir telah membuat alam murka. Dalam sebuah hadits qudsi Allah berfirman, “Sesungguhnya, makhluk-Ku bumi ingin sekali menelan manusia karena kemaksiatan yang mereka lakukan. Tapi semua itu tertahan karena masih ada hamba-hamba Allah yang berdzikir pada pagi dan malam.

Majelis dzikir bukan lah termenung di dalam masjid atau mushalla. Jangan terjebak oleh ritualitas, sebab di seluruh permukaan bumi ini adalah majelis dzikir. Orang-orang yang mendirikan shalat dengan khusyu’, dia insya Allah berakhlak mulia. Jika ada orang yang shalat namun akhlaknya busuk. Pasti ia belum benar-benar mendirikan shalat dengan khusyu’.
Kini banyak orang yang ibadahnya hampa, Islamnya tidak nyaman, alergi atas syariat Islam, padahal ia seorang Muslim dan setiap hari beribadah. Itu semua karena ada 6 hal yang menyelimuti hati dan jiwanya dengan begitu kuat. Ia telah terlilit oleh nafsu. Ia terkepung cinta pada dunia. Ia telah dilumpuhkan oleh godaan syetan. Ia selalu berperangai buruk. Mencintai kebodohan dan tak berdaya pada dosa-dosa yang terus menerus ia lakukan.
Saudaraku, mari pelan-pelan kita singkirkan halangan-halangan yang membatasi kita dengan rahmat Allah itu. Dan dzikir adalah permulaan yang mulia. Dzikir ibarat sebuah palu godam yang mulai kita ayunkan untuk memukul hati yang sudah sekeras batu.
Ada 3 hal yang bisa kita lakukan untuk meraih kemenangan dan keberkahan. Pertama perbanyak dzikir, tahajjud, memakmurkan masjid. Kedua, lakukan dan giatkan dakwah menyebarkan kebaikan pada manusia. Ketiga, jangan pernah berhenti belajar untuk menjadi yang lebih baik dari sekarang. Semoga Allah senantiasa memberikan pertolongan.

Jumat, 01 April 2011

ENGKAU ADALAH PENA YANG MENULISKAN CARA KEHIDUPANMU SENDIRI...

Jika engkau TIDAK BERSIKAP , BERPIKIR dan BERLAKU
Yang menumbuhkan KEKUATAN
Engkau PASTI menumbuhkan KELEMAHAN
Dan yang DILEMAHKAN adalah KEHIDUPANMU

Jika BUKAN KEBAIKAN yang mewarnai HATI, PIKIRAN dan GERAKAN TUBUHMU
Pasti BUKAN KEBAIKAN yang TUMBUH SUBUR dalam hari-harimu
Dan yang DIBURUKKAN adalah KEHIDUPANMU

Jika BUKAN KASIH SAYANG dan KEINDAHAN
Yang mewarnai HATI, WAJAH dan CARA-CARAMU
Pasti BUKAN KEINDAHAN yang kau LIHAT dan RASAKAN di DUNIA ini
Dan yang DIKEJAMKAN adalah KEHIDUPANMU

Engkau adalah PENA yang MENULISKAN CARA KEHIDUPANMU sendiri
Jika CERITA yang kau PILIH berisi KASIH SAYANG dan KEINDAHAN
Maka TANGAN yang menggunakanmu adalah TANGAN ALLAH SWT

Berikan PERHATIANMU kepada PENDERITAAN SESAMA
SIBUKLAH dalam melayani dengan KEBAIKAN
Maka KEBAIKAN itu juga akan menjadi BAGIAN kita

BERJALANLAH bersama KEBAIKAN.
Jalan-jalan KEBAIKAN adalah JALAN ALLAH
Sehingga....
Orang-orang yang berjalan di JALAN KEBAIKAN
sebetulnya berjalan BERSAMA ALLAH SWT

HIDUP adalah mengkonversikan KESEMPATAN menjadi KENYATAAN
Orang yang BERHASIL selalu LUBER dengan KESEMPATAN
Jadilah pribadi yang menjadikan DIRI
KESEMPATAN bagi orang yang MEMBUTUHKAN
ORANG yang BERUNTUNG akan mendapatkan SAHABAT berupa KESEMPATAN.

NILAI dari yang engkau LAKUKAN
Menentukan NILAI dari yang ENGKAU CAPAI
Maka LAKUKAN hal-hal yang BERNILAI bagi SESAMA
Karena ITULAH yang membuat HIDUPMU BERNILAI

Engkau MEMPERHATIKAN-NYA atau TIDAK
ALLAH SWT TETAP MEMPERHATIKANMU
Engkau MEMINTA-Nya atau TIDAK
ALLAH SWT TETAP MEMBERIMU

Tetapi INGATLAH...
Jika engkau ingin ALLAH SWT MELEBIHKAN PERHATIAN-NYA padamu
LEBIHKANLAH PERHATIANMU pada-NYA

JIka engkau ingin ALLAH SWT MELEBIHKAN PEMBERIAN-NYA padamu
LEBIHKANLAH alasan bagi kelebihan PENERIMAANMU ITU

BERSEGERALAH melakukan KEBAIKAN,
BERSEGERALAH untuk MERUPAWANKAN WAJAHMU dengan SENYUM
BERSEGERALAH untuk MEMPERINDAH TUTUR KATAMU dengan KERAMAHAN
BERSEGERALAH untuk MENGANGGUNKAN PERILAKUMU dengan KESANTUNAN
BERSEGERALAH untuk MENGUTUHKAN semua yang kau lakukan dengan DOA

Jadikanlah diri kita orang yang bisa MEMENANGKAN KUALITAS KEHIDUPAN yang BAIK
Jadilah orang yang BERSEMANGAT untuk MEMBESARKAN orang lain
ORANG YANG BESAR adalah orang yang berhasil MEMBESARKAN ORANG LAIN.

BILA ORANG MERASA KECIL dan GAGAL mencari KEBAHAGIAAN
ITU BUKAN karena ia TIDAK MENEMUKANNYA
TETAPI karena IA TIDAK BERHENTI SEJENAK
Untuk MENIKMATI apa yang telah IA MILIKI

Selasa, 22 Maret 2011

Tindakan kecil bisa mengubah dunia

Isa Alamsyah

Banyak yang mengira, untuk mengubah dunia kita harus mempunyai karya besar.
Atau mungkin kita menganggap mereka yang mengubah dunia harus mempunyai jabatan tinggi dan berpengaruh.
Kenyataannya jika kita melihat sejarah dunia, seringkali peristiwa besar terpicu oleh hal yang sederhana.
Contoh yang paling dekat adalah kasus yang menimpa Bouazizi, dari Tunisia.
Ia hanya seorang pedagang kaki lima.
Sebenarnya ia adalah seorang sarjana, karena sulit mendapat kerja ia mengadu nasib dengan menjadi pedagang kaki lima.
Baginya mungkin sudah cukup hina bagi seorang sarjana seperti dirinya melipat ijazah, dan mengadu nasib dengan berjualan sayur dan buah buahan di pinggir jalan.
Tapi ternyata masih ada yang lebih merendahkannya.
Sekalipun sudah mengalah dengan nasib, ia masih dikejar kejar polisi (trantip).
Tak tahan dengan tekanan nasib, ia pergi ke ke tempat umum dan mengajukan protes keras dengan membakar diri.
Bouazizi tidak terselamatkan, tapi aksinya memicu perlawanan rakyat Tunisia.
Presiden Ben Ali yang berkuasa selama 23 tahun jatuh, dan lari ke Arab Saudi. Istrinya konon lari ke Dubai dan membawa 1,5 ton emas yang diambil dari bank sentral (wah ini Think Dinar tapi negatif penerapannya).
Terbayangkah?
Kekuasaan 23 tahun jatuh terpicu oleh aksi seorang pedagang kaki lima?
Seandainya saja trantip (polisi) Tunisia bersikap lebih sopan, mungkin ceritanya beda.
Kesimpulannya? Langkah kecil, kesalahan kecil bisa mengubah sejarah.]

Ternyata tidak hanya berhenti di sini.
Kejadian di Tunisia juga memicu gerakan anti pemerintah di Mesir.
Sekalipun sebelumnya juga ada kejadian yang mirip, tapi jatuhnya presiden di Tunisia membuat bangsa Mesir mereka percaya Mubarak juga bisa jatuh.
Dan terbukti, setelah beberapa hari demonstrasi, Mubarak juga jatuh setelah 30 tahun berkuasa.
Lalu gelombang perubahan semakin membesar di dunia Arab dan Afrika Utara.
Yang paling menarik perhatian adalah Libya. Apakah Khadafi akan jatuh?
Mungkin Khadafi tidak pernah menyangka kekuasaan yang digenggamnya selama 41 tahun bisa jatuh karena terpicu oleh aksi seorang pedagang kaki lima di Tunisia.

Jangan remehkan setiap langkah?
Setiap langkah kebaikan, sekalipun kecil memberi andil, dan punya potensi mengubah dunia.

Mungkin langkah Anda dan keluarga menonton film inspiratif, seperti Rumah Tanpa Jendela, merupakan salah satu peran Anda mendukung perubahan.
Mungkin langkah Anda membeli buku inspiring merupakan salah satu peran Anda mendukung perubahan.
Jangan remehkan kebaikan, sekecil apapun, akan ada nilainya.

******

Mengkaji ulang kata "Terima kasih"

Isa Alamsyah

"Terima kasih" adalah ekspresi yang kita ucapkan ketika ada orang yang menolong ,
membantu atau memberikan sesuatu yang kita miliki.
Kelihatannya sederhana, tapi sebenarnya banyak kajian yang kita bisa bahas dari ungkapan ini.

Di Jepang, ketika kita mendapat pertolongan atau hadiah dari orang lain,
mereka mengucapkan "Arigato" yang diterjemahkan "Terima kasih"
Secara pemakaian, terjemahan itu benar, tapi sebenarnya maknanya jauh berbeda.
"Arigato" makna harfiahnya kurang lebih adalah "Susah benar".
Artinya buat orang Jepang, ketika ada yang menolong maka mereka berpikir bahwa mereka akan bersusah payah untuk membalas kebaikan tersebut.
Jadi buat orang Jepang, ketika di tolong, mereka sudah berpikir bagaimana suatu saat membalas kebaikan ini.

Bagaimana dengan terima kasih?
Jelas kita bisa lihat dua kata "Terima" dan "kasih"
Artinya buat orang Indonesia kalau ada orang yang memberi "kasih" atau menolong karena "kasihan" ya terima saja.
Intinya kita dengan tangan terbuka kita menerima belas kasih orang lain.
Di frase "Terima Kasih" tidak ada nuansa akan membalas budi, membayar pertolongan, atau berdoa. Hanya menerima saja.
Mungkin ini akhirnya berkembang menjadi mental pasif dan nerima lainnya, misalnya:
Mental gratisan: asal ada yang gratis disambar, sekalipun tidak tahu akan bermanfaat atau tidak. Kadang akhirnya dibuang, padahal ada yang lain yang butuh jadi tidak kebagian.
(Di Jepang anak-anak sudah dididik, sekalipun gratisan mereka hanya boleh ambil satu atau secukupnya, bukan sepuasnya).

Dalam bahasa Inggris, mereka mengucapkan "Thanks"
Ini memang ekspresi khusus yang diucapkan untuk menghargai bantuan atau pemberian orang lain. Saya belum menemukan makna khusus kata ini.
Tapi itu tetap bagus, karena bahasa Inggris dan kebanyakan bahasa lain punya ekspresi untuk menghargai bantuan atau pemberian orang lain.
Karena konon ada bahasa yang bahkan tidak punya ekspresi untuk berterima kasih.

Ada yang bilang bahasa asli Timor Timur tidak punya kata seperti "terima kasih".
Mereka mengatakan Obrigado untuk berterima kasih yang sebenarnya merupakan bahasa Portugal.
Beberapa orang yang sinis, memanfaatkan kondisi ini dengan mengatakan orang Timor Timur tidak tahu berterima kasih karena memang tidak ada budaya ini dalam bahasa aslinya.
Saya sendiri percaya ada bahasa asli daerah Timor Timur untuk ucapan terima kasih, hanya saja mungkin karena ratusan tahun (400-an tahun) terjajah Portugal, secara berangsur kata asli untuk berterima kasih tersebut tidak banyak dipakai atau tergantikan akibat terdominasi kata obrigado.
Semoga teman-teman saya ketika meliput di Timor Timur bisa membantu data tambahannya.

Bahasa Arab punya istilah sukron untuk berterima kasih.
Mungkin berakar sama dengan syukur (terima kasih pada Tuhan).
Agak mirip dengan Indonesia Terima Kasih tapi ada nuansa pemberian tersebut merupakan perpanjangan tangan dari Tuhan.
Tapi setelah Islam datang, Muslim dianjurkan untuk mengganti Syukron dengan kalimat
"Jazakumullah" yang artinya "Semoga Allah (Tuhan) Membalas Kebaikanmu".
Kata Jazakumullah merupakan kalimat yang powerful dan kaya makna.
Makna pertama, ketika orang memberi maka kita mendoakan orang tersebut semoga Allah (Tuhan) yang akan membalasnya.
Ini juga mengandung konsep ikhlas, artinya ketika kita membantu orang lain, maka kita hanya berharap balasan dari Yang Di Atas dan tidak membalas dari yang kita tolong.
Karena itu di Islam kita tidak boleh menuntut balas budi orang lain, karena ketika kita menolong maka kita menolong karena Allah dan Allah yang membalas.

Nah sekarang Anda boleh merenungkan kembali apa yang dipilih untuk ucapkan ketika orang menolong Anda.
Kita boleh menambah kalimat "terima kasih" nya dengan tambahan yang memperkuat pendalaman kita terhadap bantuan atau pemberian orang lain, misalnya:
"Terima kasih, saya sangat menghargai kebaikan Anda.
"Terima kasih, semoga saya bisa membalas kebaikan Anda"
"Terima kasih, saya tidak akan lupa kebaikan Anda"
"Terima kasih, semoga Tuhan membalas kebaikan Anda:

Artikel ini hanya untuk mengingat kan kita agar tidak dengan mudah menerima kebaikan orang, tanpa berusaha menyelami makna lebih dari itu.

Semoga bermanfaat.



Hadits ttg menuntut ilmu

Hadist Riwayat Imam Muslim.


Dari Abu Hurairah rodhiallohu ‘anhu, Nabi sholallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barang siapa melepaskan seorang mukmin dari kesusahan hidup di dunia, niscaya Alloh akan melepaskan darinya kesusahan di hari kiamat, barang siapa memudahkan urusan (mukmin) yang sulit niscaya Alloh akan memudahkan urusannya di dunia dan akhirat. Barang siapa menutup aib seorang muslim, maka Alloh akan menutup aibnya di dunia dan akhirat. Alloh akan menolong seorang hamba, selama hamba itu senantiasa menolong saudaranya. Barang siapa menempuh perjalanan untuk mencari ilmu, maka Alloh akan memudahkan jalan baginya menuju surga. Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Alloh untuk membaca Kitabulloh dan mempelajarinya bersama-sama, melainkan akan turun kepada mereka ketenteraman, rahmat Alloh akan menyelimuti mereka, dan Alloh memuji mereka di hadapan (para malaikat) yang berada di sisi-Nya. Barang siapa amalnya lambat, maka tidak akan disempurnakan oleh kemuliaan nasabnya.”

Kamis, 17 Februari 2011

ANTARA SKILL (KEMAMPUAN) DAN WILL (KEMAUAN)

Isa Alamsyah

Menurut Anda mana yang akan membawa kita pada kesuksesan, kemampuan/keahlian atau kemauan?
Keahlian membuat kita tahu apa yang terbaik untuk dilakukan, tapi tanpa kemauan untuk memberikan yang terbaik, kita tidak curahkan seluruh kemampuan kita.
Sebaliknya kalau ada kemauan, sekalipun belum ada kemampuan maka kita akan mencari jalan, betapapun sulitnya sampai kita akhirnya bisa menjadi ahli.
Jadi jangan takut jika tidak punya kemampuan, selama masih punya kemauan untuk menjadi lebih baik, untuk belajar dan untuk meraih cita-cita kita, hingga bisa menjadi ahli di bidang apapun.

“Champions aren’t made in gyms. Champions are made from something they have deep inside them a desire, a dream, a vision. They have to have the skill and the will. But the will must be stronger than the skill.”
Pemenang tidak dibentuk di gym. Pemenang terbentuk dari dalam diri, dari impian, dari hasrat, dan visi. Mereka harus punya kemampuan dan kemauan. Tapi kemauan lebih kuat daripada kemampuan
Muhammad Ali

“So many of our dreams at first seems impossible, then they seem improbable, and then, when we summon the will, they soon become inevitable.”
Banyak sekali impian yang awalnya tidak mungkin bisa, lalu menjadi mungkin saja bisa, lalau ketika kita punya kemauan, maka menjadi pasti bisa.
- Christopher Reeve (Pemeran Superman I-IV)

Kaya itu relatif

Suatu hari, ayah dari suatu keluarga yang sangat sejahtera membawa anaknya bepergian ke suatu negara yang sebagian besar penduduknya hidup dari hasil pertanian, dengan maksud untuk menunjukkan bagaimana kehidupan orang-orang yang miskin.

Mereka menghabiskan waktu berhari-hari di sebuah tanah pertanian milik keluarga yang terlihat sangat miskin.


Sepulang dari perjalanan tersebut, sang ayah bertanya kepada anaknya, “Bagaimana perjalanan tadi?” “Sungguh luar biasa, Pa.” “Kamu lihat kan bagaimana kehidupan mereka yang miskin?” tanya sang ayah. “Iya, Pa,” jawabnya. “Jadi, apa yang dapat kamu pelajari dari perjalanan ini?” tanya ayahnya lagi.


Si anak menjawab, “Saya melihat kenyataan bahwa kita mempunyai seekor anjing sedangkan mereka memiliki 5 ekor kambing .

Kita punya sebuah kolam yang panjangnya hanya sampai ke tengah-tengah taman, sedangkan mereka memiliki sungai kecil yang tak terhingga panjangnya.

Kita memasang lampu taman yang dibeli dari luar negeri dan mereka memiliki bintang-bintang di langit untuk menerangi taman mereka.


Beranda rumah kita begitu lebar mencapai halaman depan dan milik mereka seluas horison.

Kita tinggal dan hidup di tanah yang sempit sedangkan mereka mempunyai tanah sejauh mata memandang.

Kita memiliki pelayan yang melayani setiap kebutuhan kita tetapi mereka melayani diri mereka sendiri.

Kita membeli makanan yang akan kita makan, tetapi mereka menanam sendiri.

Kita mempunyai dinding indah yang melindungi diri kita dan mereka memiliki teman-teman untuk menjaga kehidupan mereka.”

Dengan cerita tersebut, sang ayah tidak dapat berkata apa-apa. Kemudian si anak menambahkan, “Terima kasih, Pa, akhirnya aku tahu betapa miskinnya diri kita...”

A Y A H

Suatu ketika, ada seorang anak wanita bertanya kepada Ayahnya, tatkala tanpa sengaja dia melihat Ayahnya sedang mengusap wajahnya yang mulai berkerut-merut dengan badannya yang terbungkuk-bungkuk, disertai suara batuk-batuknya. Anak wanita itu bertanya pada ayahnya: Ayah , mengapa wajah Ayah kian berkerut-merut dengan badan Ayah yang kian hari kian terbungkuk?" Demikian pertanyaannya, ketika Ayahnya sedang santai di beranda.

Ayahnya menjawab : "Sebab aku Laki-laki." Itulah jawaban

Ayahnya. Anak wanita itu berguman : " Aku tidak mengerti."

Dengan kerut-kening karena jawaban Ayahnya membuatnya tercenung rasa penasaran. Ayahnya hanya tersenyum, lalu dibelainya rambut anak wanita itu, terus menepuk nepuk bahunya, kemudian Ayahnya mengatakan : "Anakku, kamu memang belum mengerti tentang Laki-laki."

Demikian bisik Ayahnya, membuat anak wanita itu tambah kebingungan.

Karena penasaran, kemudian anak wanita itu menghampiri Ibunya lalu bertanya :"Ibu mengapa wajah ayah menjadi berkerut-merut dan badannya kian hari kian terbungkuk? Dan sepertinya Ayah menjadi demikian tanpa ada keluhan dan rasa sakit?"

Ibunya menjawab: "Anakku, jika seorang Laki-laki yang benar-benar bertanggung jawab terhadap keluarga itu memang akan demikian."

Hanya itu jawaban Sang Bunda.

Anak wanita itupun kemudian tumbuh menjadi dewasa, tetapi dia tetap saja penasaran.

Hingga pada suatu malam, anak wanita itu bermimpi. Di dalam mimpi itu seolah-olah dia mendengar suara yang sangat lembut, namun jelas sekali. Dan kata-kata yang terdengar dengan jelas itu ternyata suatu rangkaian kalimat sebagai jawaban rasa penasarannya selama ini.

"Saat Ku-ciptakan Laki-laki, aku membuatnya sebagai pemimpin keluarga serta sebagai tiang penyangga dari bangunan keluarga, dia senantiasa akan menahan setiap ujungnya, agar keluarganya merasa aman teduh dan terlindungi. "

"Ku-ciptakan bahunya yang kekar & berotot untuk membanting tulang menghidupi seluruh keluarganya & kegagahannya harus cukup kuat pula untuk melindungi seluruh keluarganya. "

"Ku-berikan kemauan padanya agar selalu berusaha mencari sesuap nasi yang berasal dari tetesan keringatnya sendiri yang halal dan bersih, agar keluarganya tidak terlantar, walaupun seringkali dia mendapatkan cercaan dari anak-anaknya. "

"Kuberikan Keperkasaan & mental baja yang akan membuat dirinya pantang menyerah, demi keluarganya dia merelakan kulitnya tersengat panasnya matahari, demi keluarganya dia merelakan badannya basah kuyup kedinginan karena tersiram hujan dan hembusan angin, dia relakan tenaga perkasanya terkuras demi keluarganya & yang selalu dia ingat, adalah disaat semua orang menanti kedatangannya dengan mengharapkan hasil dari jerih payahnya."

"Ku berikan kesabaran, ketekunan serta keuletan yang akan membuat dirinya selalu berusaha merawat & membimbing keluarganya tanpa adanya keluh kesah, walaupun disetiap perjalanan hidupnya keletihan dan kesakitan kerap kali menyerangnya. "

"Ku berikan perasaan keras dan gigih untuk berusaha berjuang demi mencintai & mengasihi keluarganya, di dalam kondisi & situasi apapun juga, walaupun tidaklah jarang anak-anaknya melukai perasaannya melukai hatinya. Padahal perasaannya itu pula yang telah memberikan perlindungan rasa aman pada saat dimana anak-anaknya tertidur lelap. Serta sentuhan perasaannya itulah yang memberikan kenyamanan bila saat dia sedang menepuk-nepuk bahu anak-anaknya agar selalu saling menyayangi & mengasihi sesama saudara."

"Ku-berikan kebijaksanaan & kemampuan padanya untuk memberikan pengetahuan padanya untuk memberikan pengetahuan & menyadarkan, bahwa Istri yang baik adalah Istri yang setia terhadap Suaminya, Istri yang baik adalah Istri yang senantiasa menemani. & bersama-sama menghadapi perjalanan hidup baik suka maupun duka, walaupun seringkali kebijaksanaannya itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada Istri, agar tetap berdiri, bertahan, sejajar & saling melengkapi serta saling menyayangi."

"Ku-berikan kerutan diwajahnya agar menjadi bukti bahwa Laki-laki itu senantiasa berusaha sekuat daya pikirnya untuk mencari & menemukan cara agar keluarganya bisa hidup di dalam keluarga bahagia & BADANNYA YANG TERBUNGKUK agar dapat membuktikan, bahwa sebagai laki-laki yang bertanggungjawab terhadap seluruh keluarganya, senantiasa berusaha mencurahkan sekuat tenaga serta segenap perasaannya, kekuatannya, keuletannya demi kelangsungan hidup keluarganya. "

"Ku-berikan Kepada Laki-laki tanggung jawab penuh sebagai Pemimpin keluarga, sebagai Tiang penyangga, agar dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya. dan hanya inilah kelebihan yang dimiliki oleh laki-laki, walaupun sebenarnya tanggung jawab ini adalah Amanah di Dunia & Akhirat."

Terbangun anak wanita itu, dan segera dia berlari, berlutut & berdoa hingga menjelang subuh. Setelah itu dia hampiri bilik Ayahnya yang sedang berdoa, ketika Ayahnya berdiri anak wanita itu merengkuh dan mencium telapak tangan Ayanya. " AKU MENDENGAR & MERASAKAN BEBANMU, AYAH."

Dunia ini memiliki banyak keajaiban, segala ciptaan Tuhan yang begitu agung, tetapi tak satu pun yang dapat menandingi keindahan tangan Ayah...

With Love

". Note: Berbahagialah yang masih memiliki Ayah. Dan lakukanlah yang terbaik untuknya.... Berbahagialah yang merasa sebagai ayah. Dan lakukanlah yang terbaik Buat keluarga kita........

The Man Behind The Gun

Kyai Haji Ahmad Dahlan ditanya oleh muridnya, apa itu agama.
Ia tidak langsung menjawab.
Ia hanya bermain biola. Para murid menyimak dan menghayatinya.
Mereka sangat menikmatinya, bahkan ada yang terkantuk-kantuk.
Bagaimana persaaan kalian? Tanya kiyai tentang alunan biolanya.
Menghibur, menyejukkan, menenangkan. Begitu jawab para muridnya.
Lalu Kiyai Haji Ahmad Dahlan menyerahkan biolanya ke salah satu murid, dan memintanya untuk memainkan biola yang sama.
Murid tersebut tidak tahu apa-apa tentang biola.
Sret... krek... bret...ngoott...begitu bunyi biolanya.
Bagaimana persaaan kalian, sekarang? Tanya kiyai lagi tentang alunan biola.
Baru sentuhan pertama, seluruh yang mendengar langsung sakit telinganya.
Sakit, menusuk telinga, meresahkan.
Itulah agama. Jelas KH Ahmad Dahlan tentang biola sebagai perumpamaan agama.
Agama sama seperti permainan biola ini.
Jika yang menjalankan agama tahu bagaimana menerapkan agama, maka agama akan menyejukkan, menentramkan dan membahagiakan.
Sebaliknya jika agama dijalankan oleh orang yang tidak tahu bagaimana menerapkan agama, maka ajaran agama jadi meresahkan, mengganggu dan merusak.
Itu adalah sepenggal scene dari film Sang Pencerah yang penuh hikmah dan mengundang decak tawa.
Kini pertanyaannya, bagaimana keagamaan kita berpengaruh pada masyarakat?
Apakah keimanan kita menentramkan atau justru meresahkan?
Apakah keimanan kita memberi sesuatu yang berbeda pada lingkungan atau tidak ada bedanya?

Sebenarnya apa yang disampaikan KH Ahmad Dahlan adalah konsep yang sekarang dikenal dengan "The man behind the gun"
Bukan masalah senjatanya, tapi siapa yang memakainya.
Dalam buku No Excuse (Excuse ke-8 "Saya tidak punya fasilitas") juga dibahas tentang hal ini.
Betapa banyak orang yang merasa pantas gagal karena tidak ditunjang fasilitas, padahal banyak orang lain dengan fasilitas lebih minim jauh lebih sukses.
Jadi bukan masalah fasilitasnya, tapi bagaimana kita memandang fasilitas tersebut dan fokus pada yang ada.Itu juga berlaku pada diri kita.
Diri kita adalah biola.
Apakah Anda menjadikan diri atau pribadi kita dengan kebaikan atau kehancuran.
Allah menjadikan diri kita biola, tapi kita yang memutuskan ingin memainkannya dengan baik atau merusaknya.
Itu pilihan Anda, tapi jelas ada pertanggungjwabannya kelak.

JANGAN JADIKAN KEKURANGAN FISIK SEBAGAI ALASAN UNTUK TIDAK SUKSES! NO EXCUSE!

Oleh: Agung Pribadi

Ketika timnas sepakbola Uruguay dan timnas sepakbola Indonesia bertanding tgl 8 Oktober 2010 saya sengaja terburu-buru pulang kantor mengejar acara itu di televisi, ternyata tidak percuma saya menonton. Walaupun Indonesia kalah 1-7 tetapi saya tidak terlalu bersedih karena ada pelajaran yang bisa diambil.

Dalam pertandingan itu terlihat bahwa rata2 tinggi badan pemain Uruguay sama dengan rata2 tinggi badan pemain Indonesia. Artinya dibandingkan dengan pemain-pemain Eropa pemain Uruguay mempunyai kekurangan fisik yaitu pendek-pendek. Tetapi mengapa dalam Piala Dunia 2010 Uruguay berhasil menjadi semifinalis dan Indonesia tidak? Jangankan menjadi semifinalis lolos dari penyisihan Piala Dunia saja tidak pernah. Memang Indonesia ketika masih bernama Hindia Belanda tahun 1938 pernah ikut Piala Dunia tetapi pada saat itu belum ada babak penyisihan (kualifikasi) nya. Dalam sejarah bahkan tercatat, Uruguay pernah merebut Piala DUnia selama 2 kali, tahun 1930 ketika Piala Dunia pertama kali digelar dan tahun 1950.

Berarti kekurangan fisik tidak bisa dijadikan alasan untuk tidak sukses. Pemain-pemain sepakbola Indonesia jangan menjadikan alasan tubuh yang pendek sebagai alasan untuk tidak berprestasi.

Dalam kehidupan sehari-hari manusia seringkali mengeluh tentang kekurangan fisiknya. Terbukti, klinik operasi plastik, operasi silicon, sedot lemak, botox, aquapuntur, sangatlah laku, terutama di kota-kota besar. Artinya manusia tidak puas dengan keadaan fisiknya dan mau mengubahnya.

Dalam kehidupan sehari-hari juga kita lihat ada yang mengeluhkan kulitnya yang hitam dan menudingnya sebagai penyebab ketidaksuksesan dia, padahal penyanyi Anggun C. Sasmi dengan kulitnya yang hitam sangat disukai di Eropa, AMerika, dan Kanada.

Ada yang mengeluhkan hidung yang pesek dan menudingnya sebagai penyebab ketidaksuksesan, padahal pelawak Sule justru sangat terkenal dengan hidung peseknya dan sangat sukses.

Ada yang mengeluhkan keadaan fisiknya yang tidak bisa jalan, tidak punya tangan sebelah, tidak punya kaki sebelah, padahal Nick Vujivic yang tidak mempunyai tangan dan kaki bisa menjadi orang yang sukses dan menjadi pembicara di ribuan seminar. Franklin Delano Roosevelt yang terkena kelumpuhan (Guillan Barre Syndrome) bisa menjadi salah satu Presiden tersukses di Amerika, satu-satunya Presiden yang terpilih lebih dari 2 periode, dan menjadi Presiden yang sukses justru di saat krisis ekonomi dan Perang Dunia kedua.

Ayo! Mulai sekarang berhenti mengeluh dengan kekurangan fisik kita! Jangan jadikan alasan kekurangan fisik sebagai alasan untuk tidak sukses! NO EXCUSE!

Proses itu, kadang menyakitkan

Seekor anak kerang didasar laut mengeluh kepada ibunya... " Ibu.......Sebutir pasir tajam masuk kedalam tubuhku yang lembek ini ibu ".
"Anakku, Tuhan tak memberi kita tangan, sehingga ibu tidak bisa menolongmu.
Ibu tahu, itu sakit, tapi terimalah sebagai takdir.
Kuatkan hati, kerahkan semangat melawan nyeri yang menggigit. Balut pasir itu dengan getah perutmu. Hanya itulah yang bisa kau perbuat" Kata ibunya dengan sendu dan lembut
sambil menitikkan airmata Anak kerang pun menurut.

Kadang rasa sakit begitu hebatnya Sehingga ia sempat meragukan nasehat ibunya.
Dengan air mata ia bertahan Tidak hanya hari demi hari, tapi bertahun-tahun.
Tanpa disadarinya, sebutir mutiara mulai terbentuk dalam dagingnya.
Makin lama makin halus Rasa sakitpun makin berkurang makin lama mutiaranya semakin besar Rasa sakit akhirnya menghilang sama sekali

Sekarang............... Sebutir mutiara besar, utuh mengkilap, Dan berharga mahal terbentuk dengan sempurna.
Penderitaannya membuahkan hasil yang menakjubkan. Dirinya kini menjadi sangat sangat berharga.


Sahabat... Untuk mencapai KESUKSESAN (dunia & akhirat)... Tidak ada yang datang dengan serta merta Tidak ada 'makan siang gratis'

KESUKSESAN harus melalui suatu PROSES PANJANG... seumur hidup kita Perjuangan adalah suatu proses Kerja keras adalah suatu proses Penderitaan adalah suatu proses Ketidaknyamanan adalah suatu proses Kegagalan bukan hasil akhir
Kegagalan adalah suatu proses

KESABARAN adalah SYARATnya KEIKHLASAN adalah NYAWAnya Dan RASA SYUKUR adalah OBATnya

Tidak ada KESUKSESAN tanpa KEGAGALAN Dan tidak ada KEBAHAGIAAN tanpa PENDERITAAN

Tidak ada KESUKSESAN bila itu FANA Dan tidak ada PENDERITAAN kalau cuma SEMENTARA

KESUKSESAN dan KEBAHAGIAAN yang sebenarnya ... Adalah apabila dia ABADI

Dan KEGAGALAN serta PENDERITAAN yang sebenarnya... Adalah apabila dia ABADI

MARI ABADIKAN YANG TERSISA UNTUK SEBUAH KESUKSESAN YANG ABADI

Kekayaan, Kesuksesan dan Cinta

Suatu ketika, ada seorang wanita yang kembali pulang ke rumah, dan ia melihat ada 3 orang pria berjanggut yang duduk di halaman depan. Wanita itu tidak mengenal mereka semua.

Wanita itu berkata, " Aku tidak mengenal Anda, tapi aku yakin Anda semua pasti sedang lapar. Mari masuk ke dalam, aku pasti punya sesuatu untuk mengganjal perut. Pria berjanggut itu lalu balik bertanya, " Apakah suamimu sudah pulang ? " Wanita itu menjawab, " Belum, dia sedang keluar. " Oh kalau begitu, kami tak ingin masuk. Kami akan menunggu sampai suamimu kembali ", kata pria itu.

Di waktu senja, saat keluarga itu berkumpul, sang isteri menceritakan semua kejadian tadi. Sang suami, awalnya bingung dengan kejadian ini, lalu ia berkata pada istrinya, " Sampaikan pada mereka, aku telah kembali, dan mereka semua boleh masuk untuk menikmati makan malam ini. Wanita itu kemudian keluar dan mengundang mereka untuk masuk ke dalam ".

" Maaf, kami semua tak bisa masuk bersama-sama ", kata pria itu hampir bersamaan. " Lho, kenapa ?" tanya wanita itu karena merasa heran. Salah seorang pria itu berkata, " Nama dia Kekayaan," katanya sambil menunjuk seorang pria berjanggut di sebelahnya, " Sedangkan yang ini bernama Kesuksesan, sambil memegang bahu pria berjanggut lainnya. Sedangkan aku sendiri bernama Cinta. Sekarang, coba tanya kepada suamimu, siapa diantara kami yang boleh masuk ke rumahmu ?"

Wanita itu kembali masuk ke dalam, dan memberitahu pesan pria di luar. Suaminyapun merasa heran. " Ohho ... menyenangkan sekali. Baiklah, kalau begitu, coba kamu ajak si Kekayaan masuk ke dalam. Aku ingin rumah ini penuh dengan Kekayaan." Istrinya tak setuju dengan pilihan itu. Ia bertanya, " Sayangku, kenapa kita tak mengundang si Kesuksesan saja? Sebab sepertinya kita perlu dia untuk membantu keberhasilan panen kebun kita."

Ternyata, anak mereka mendengarkan percakapan itu. Ia pun ikut mengusulkan siapa yang akan masuk ke dalam rumah. " Bukankah lebih baik jika kita mengajak si Cinta yang masuk ke dalam ? Rumah kita ini akan nyaman dan penuh dengan kehangatan Cinta." Suami-istri itu setuju dengan pilihan buah hati mereka. " Baiklah, ajak masuk si Cinta ini ke dalam. Dan malam ini, Si Cinta menjadi teman santap malam kita."

Wanita itu kembali keluar, dan bertanya kepada 3 pria itu. " Siapa diantara Anda yang bernama Cinta ? Ayo, silahkan masuk, Anda menjadi tamu kita malam ini." Si Cinta bangkit, dan berjalan menuju beranda rumah. Ohho .. ternyata, kedua pria berjanggut lainnya pun ikut serta. Karena merasa ganjil, wanita itu bertanya kepada si Kekayaan dan si Kesuksesan " Aku hanya mengundang si Cinta yang masuk ke dalam, tapi kenapa kamu ikut juga ?"

Kedua pria yang ditanya itu menjawab bersamaan. " Kalau Anda mengundang si Kekayaan, atau si Kesuksesan, maka yang lainnya akan tinggal di luar. Namun, karena Anda mengundang si Cinta, maka, kemanapun Cinta pergi, kami akan ikut selalu bersamanya. Dimana ada Cinta, maka Kekayaan dan Kesuksesan juga akan ikut serta."

" Sebab, ketahuilah, sebenarnya kami buta. Dan hanya si Cinta yang bisa melihat. Hanya dia yang bisa menunjukkan kita pada jalan kebaikan, kepada jalan yang lurus. Maka, kami butuh bimbingannya saat berjalan. Saat kami menjalani hidup ini. "

Harganya Satu Dolar Sebelas Sen

Suatu saat di sebuah kota di Amerika Serikat, adalah Sally berumur 8 th yg ikut mendampingi orang tuanya berkonsultasi ke seorang dokter di Sebuah Rumah Sakit dan ikut mendengar gelisah orang tua nya sedang berbicara di luar ruangan mengenai adik lelakinya, Georgi yg menderita sakit parah.

Orang tuanya berkata bahwa hanya sebuah operasi yang sangat mahal bisa menyelamatkan adiknya...., tapi mereka tak punya biaya.

Sally mendengar ayahnya berkata,“Hanya keajaiban (miracle) yang bisa menyelamatkannya”.

Mendengar itu Sally kecil mengambil celengan dari tempat persembunyiannya, lalu dikeluarkannya semua isi celengan ke lantai & menghitung semua uangnya...

Dengan membawa uang, si Sally menyelinap keluar & pergi ke apotik di sebuah Rumah sakit di dekat rumahnya...

“Apa yg kamu perlukan?” tanya apoteker disana

“Aku mau sayang kepada adikku, dia sakit & saya mau membeli sebuah keajaiban (Miracle) ” jawab Sally

“Apa dik ? kata Apoteker sambil tersenyum kebingungan.
“Ayahku mengatakan hanya keajaiban yg bisa menyelamatkan jiwanya. Jadi berapa harganya?”

“Kami tidak menjual keajaiban, adik kecil” lanjut sang apoteker.

“Saya punya uang. Katakan saja berapa harga keajaiban?” lanjut Sally yang meulia gelisah karena jawaban sang Apoteker....

Percakapan tersebut didengar seorang pria berpakaian rapi di dekat situ yang lalu berhenti & bertanya: “Keajaiban jenis apa yg dibutuhkan oleh adikmu?”

“Saya tak tahu” jawab Sally. Sambil air mata kebingungan mulai menetes di pipinya.

“Saya hanya tau dia sakit parah & ayah mengatakan bahwa ia membutuhkan operasi.
Orang tua ku tak mampu membayarnya......tapi saya punya uang pak..!"

Tanya si Pria rapi: “Berapa uang yang kamu punya?”

“Satu dollar dan sebelas sen...!” jawab Sally dengan mantap dan bangga....

“Kebetulan sekali,” kata pria itu sambil tersenyum, “Satu dollar dan sebelas sen adalah Harga yg tepat untuk membeli keajaiban yg dpt menolong adikmu..."

Dia mengambil uang dari Sally, lalu kemudian memegang tangan Sally & berkata:“Bawa saya kepada adikmu..., saya mau bertemu dengannya & orang tuamu”.

Pria itu adalah Dr. Carlton Armstrong, seorang ahli bedah terkenal.

Tak lama setelah itu Operasi untuk adiknya dilakukannya..... tanpa biaya.

Dalam waktu yang tak lama Georgi kembali ke rumah dalam keadaan sehat. Orang tua mereka sangat bahagia.

Sally tersenyum... Dia tau pasti berapa harga keajaiban tersebut....,
yaitu : Satu dollar dan sebelas sen....
ditambah dengan keyakinan yang kuat.

"When u think that there's no miracle, you're wrong...."

Barakallah fiiikum, semoga sama2 bermanfaat untuk ita semua. Amin.

Hiu Kecil

Untuk masakan Jepang, kita tahu bahwa ikan salmon akan lebih enak untuk dinikmati jika ikan tersebut masih dalam keadaan hidup saat hendak diolah untuk disajikan, Jauh lebih nikmat dibandingkan dengan ikan salmon yang sudah diawetkan dengan es.

Itu sebabnya para nelayan selalu memasukkan salmon tangkapnya ke suatu kolam buatan agar dalam perjalanan menuju daratan Salmon2 tersebut tetap hidup.

Meski demikian pada kenyataannya banyak salmon yang mati dikolam buatan tersebut

Bagaimana caranya mereka menyiasatinya?
Para nelayan itu memasukkan seekor hiu kecil dikolam tersebut. Ajaib! Hiu kecil tersebutt 'memaksa ' salmon2 itu terus bergerak karena jangan sampai dimangsa.
Akibatnya jumlah salmon yang mati justru menjadi sangat sedikit !

Diam membuat kita mati ! Bergerak membuat kita hidup.!

Barangkali kurang lebih itulah pesan moral yang dapat kita tangkap dari gambaran tersebut diatas.

Apa yg membuat kita diam? Saat tidak ada masalah dalam hidup dan saat kita berada dalam zona nyaman. Situasi seperti ini kerap membuat kita terlena

Begitu terlenanya sehingga kita tidak sadar bahwa kita telah mati. Ironis , bukan?

Apa yang membuat kita bergerak?

Masalah, pergumulan dan tekanan hidup.
Saat masalah datang secara otomatis naluri kita membuat kita bergerak aktif dan berusaha bagaimana mengatasi semua pergumulan hidup itu.
Disaat saat sperti itu biasanya kita akan ingat Tuhan dan berharap kepada Tuhan. Tidak hanya itu, kita menjadi kreatif, dan potensi diri kitapun menjadi berkembang luar biasa !

Ingatlah bahwa kita akan bisa belajar banyak dalam hidup ini bukan pada saat keadaan nyaman, tapi justru pada saat kita menghadapi badai hidup

Itu sebabnya syukurilah 'hiu kecil' yang terus memaksa kita untuk bergerak dan tetap survive !

Masalah hidup adalah baik, karena itulah yang membuat kita terus bergerak...Barakallah fiikum.

Rabu, 12 Januari 2011

ZIKIR DAN DOA SESUDAH SHALAT WAJIB dan Doa lainnya



ZIKIR DAN DOA SESUDAH SHALAT WAJIB 
Oleh buya HR. Dt. Rajo Suaro

Zikir yang diucapkan Rasulullah sesudah shalat wajib
Astagfirullaahal 'azhiim Alladzi laa ilaaha illaa huwal hayyul qaiyyuum
wa atuubu ilaihi. 3x. 
Aku mohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, saya mengaku tiada Tuhan
melainkan Allah yang maha hidup serta maha berdiri sendiri, dan aku
bertaubat kepadaNya.

Laa ilaaha illallahu wahdahu laasyariikalah
Lahul mulku walahul hamdu yuah yii wa yumiitu wahua 'alla kulli syai 'in
qadiir
Tidak ada Tuhan selain dari Allah sendirinya, tidak ada sekutu bagiNya -
KepunyaanNya semua kekuasaan dan pujian dan Dia berkuasa atas sesuatu
                                                                       
Allaahum ma antas salaam - waminkas salaam
Fa ilaika ya 'uudus salaam
Fahayyina rabbanaa bis salaam
Wa adkhilnal jan nataka daaras salaam
Tabaa rakta rabbanaa wa ta 'aalaita yaa dzal jalaali wal ikraam. 
Ya Allah, Engkaulah keselamatan, dariMulah asal keselamatan dan kepadaMu
pula kembali keselamatan, maka hidupkanlah aku dengan keselamatan dan
masukkanlah aku kedalam surga  kampung  keselamatan. Maha Mulia Engkau
Ya Allah yang memiliki kemegahan dan kemuliaan.

Alfatihah....

Illahi ya rabbi Subhaanallaah   33x.  Maha suci Allah.

Subhaanallahil wabi hamdihi daa a iman wama badatan
Alhamdulillaah  33x.    Segala puji untuk Allah.

Alhamdulillahi rabbil 'alamin walla kuli halin wanimatin
Allahu akbar            33x.    Allah maha besar.

Allahu akbar kabiiraw walhamdu lillaahi katsii raw
Wasubhaa nallaahi bukrataw wa ashiila
Laa ilaaha illallaahu wahdahulaa syariikalah
Lahul mul kualahul hamdu yuah yii wa yumiitu
Wahuwa 'alaa kulli syai inqadiir
Laa haula walaa quw wata illaa billa hil 'aliy yil 'azhiim.
Allah Maha Besar, sempurna Besar. Dan segala puji yang  banyak itu hanya
bagi  Allah semata-mata. Maha Suci Allah sepanjang pagi dan petang.Tiada
Tuhan yang disembah selain dari Allah yang Maha Esa, tiada sekutu
bagiNya, milikNya segala kekuasaan dan milikNya segala pujian dan Dia
yang menghidupkan dan mematikan. Dia Maha Berkuasa atas sesuatunya.
Tiada daya dan kekuatan, melainkan dengan pertolongan Allah Yang Maha
Agung.

Allahumma laa mania, limaa a'thaita, wa laa mu'thia limaa mana'ta, walaa
ra adha limma qadlaita, walla yanfa'u dzal jaddi minkal jadduu.
Tidak ada Tuhan selain dari Allah, sendirinya tidak ada sekutu baginya,
kepunyaannya semua kekuasaan dan semua pujian dan berkuasa atas
tiap-tiap sesuatu.  Ya Allah! Tidak ada yang dapat menghalangi
pemberianmu, dan tidak ada yang dapat memberi kalau Kamu menghalanginya.
Tidak dapat memberi manfa'at orang yang mempunyai kebesarannya itu

Kalau mau nambah induk/penghulu Istighfar:

Allahumma anta rabbi  Laa ilaaha allaa anta khalaqtani
Wa anaa 'abduka wa anaa 'alaa 'ahdika wa wa'dika mas tatha'tu
A'uudzubika min syarrimaa shana'tu Abuu ulaka bini'matika 'alayya
Wa abuu u bidzambii fagfirlii
Fa innahu laa yagfirudz dzunuuba illa anta. 
Ya Allah, Engkau Tuhanku, tiada Tuhan melainkan Engkau. Engkau zat yang
telah menciptakan aku, dan aku  adalah hambaMu. Akupun dalam ketentuan
serta janjiMu semampu yang kami lakukan. Aku mohon   perlindungan
kepadaMu dari kejahatan apa saja yang aku lakukan. Aku mengakui dengan
kenikmatan yang  telah Engkau karuniakan kepadaku,dan juga aku mengakui
dosa-dosa yang aku kerjakan. Maka dari itu berikanlah pengampunan
kepadaku, karena sesungguhnya tidak ada yang sanggup memberikan
pengampunan selain dari Engkau sendiri.
  
Allahumma ainnii 'alaa dzikrika, wa syukrika, wa husni 'ibadatik.
Ya Allah! Tolonglah aku supaya selalu mengingat Engkau dan bersyukur
kepada Engkau serta membaikkan ibadatku kepada Engkau.

Qul a'uudzu birabbil falaq, wa min syarri maa khalaq, wa min syarri
ghasiqin idzaa waqab, wa min syarrin naffatsaati fil 'uqad, wa min
syarri haasidin idza hasad'
Katakanlah! Aku mencari perlindungan kepada Tuhan cuaca subuh.
Terhadap bahaya makhluk yang diciptakanNya.
Dan dari bahaya gelap malam ketika telah malam.
Dan dari bahaya tiupan tukang shir pada ikatan.
Dan dari bahaya orang dengki ketika dia dengki.

Qul a'uudzubirabbin naas, malikinnaas, ilaahinnaas, min syarril
waswaasil khannaas, alladzi yuwas wisuffi shudurinnaas, minaljinnati
wannaas.
Katakanlah! Aku berlindung kepada Tuhan yang memeliahara manusia, yang
menguasai manusia, Tuhan bagi manusia, dari kejahatan bisikan setan yang
tersembunyi, yang membisikan dalam dada manusia , dari jin dan manusia.

Allahu laa ilaha illa huwal haiyyul qa yyuum
Laata' khudzuhuu sinatuw walaa naum
Lahuu maa fissamawaati wamaa fil ardhi
Mandzalladzii yasfa'u 'indahu illaa bi idznih
Ya 'lamu maa baina aidziihim wamaa khalfahum
Walaa yuhiithuuna bisyai in min 'ilmihi illaa bimaa sya'
Wasi'a kursiyyuhussamaawaati wal ardha
Walaa ya uuduhu hifdzuhumaa wahuwal 'aliyyul 'adhiim.
Allah, tidak ada Tuhan selain dari padaNya, selalu hidup, berkuasa
sendiriNya. 
Tidak mengantuk dan tidak tidur.  
KepunyaanNya apa yang dilangit dan apa yang dibumi.  
Siapakah yang dapat membela disampingNya kalau tidak dengan izinNya.  
Dia mengetahui apa yang dihadapan dan apa yang dibelakang mereka, dan
mereka hanya mengetahui sedikit saja apa yang dikehendakiNya.  
Kekuasaan Tuhan Maha luas meliputi langit dan bumi, tidak ada yang
membantu memelihara keduanya, Dia Maha Tinggi lagi Maha Agung.

Laa ilaaha illallahu wahdahu laasyariikalah
Lahul mulku walahul hamdu  yuah yii wa yumiitu wahua 'alla kulli syai
'in qadiir. 
Tidak ada Tuhan selain dari Allah sendirinya, tidak ada sekutu bagiNya -
KepunyaanNya semua kekuasaan dan pujian dan Dia berkuasa atas sesuatu.

Penutup dzikir:
Laa haula walaa quwwata illaa billaah, walaa na' budu illaa iyyaah,
ahlanni' mati walfadhli watstsanaa ilhasan, laa ilaaha illallahu
mukhlishiina lahuddin, walau karihalkaafirrun.
Tidak ada daya upaya dan kekuatan hanya dengan bantuan Allah, dan kami
tidak akan menyembah hanya kepadaNya saja,  KepunyaanNya semua nikmat
dan keutamaan dan untuknya sanjungan yang indah - indah.  Tidak ada
Tuhan selain dari padaNya, dengan setulus hati beragama karenaNya,
sekalipun tidak menykai orang - orang kafir.

====================================== ===
Keterangan :
Zikir zikir yang disebutkan diatas berdasarkan hadits Rasulullah saw
dikutip dari kitab SUBULUSSALAM dan FIQHUSSUNNAH.
==========================================
Tersebut dalam sebuah hadits di riwayatkan AHMAD dan TURMUZI, suatu
zikir yang dibaca khusus sesudah sholat Shubuh dan Maghrib, sebelum
berpaling dan bersela. Orang yang membaca zikir itu 10 kali akan dapat
ganjaran, setiap kali membacanya dicatatkan baginya sepuluh pahala, dan
dihapus sepuluh buah dosa, dinaikkan derajatnya sepuluh tingkat.
Biasa Rasulullah s.a.w. membaca zikir dibawah ini 10 kali sesudah sholat
Maghrib dan Shubuh sebelum beliau berpaling atau bersela :
Zikir itu ialah:
Laa ilaaha ilallah, wahdahu laa syariikalah, lahulmulku walahul hamdu
yuhyii wa yumiitu wahua 'alaa kulli syai 'in qadiir     10x.
Tidak ada Tuhan selain dari Allah, sendirian, tidak bersekutu baginya,
KepunyaanNya semua kekuasaan dan pujian, Dia menghidupkan dan mematikan,
dan Dia berkuasa atas segala sesuatu.

DOA DAN WIRID SETELAH SHALAT SUBUH DAN MAGHRIB.

La ilaha ilallahu wahdahu la syarikalah, lahul mulku walahul hamdu yuhyi
wayumiitu biyadihil khairu wahuwa 'ala kulli syai'in qadiir.
Tiada Tuhan selain Allah yang tunggal, tiada sekutu bagiNya, bagiNya
kerajaan dan puji. Ia yang menghidupkan dan mematikan, dengan
kekuasaanNya segala kebaikkan dan Ia kuasa atas segala hal.

Allahumma ajirnii minna nar     7x.
Astaghfirullah                  10x.
Astaghfirullahhal 'adziim alladzi la ilaha illahuwal hayyul qayyum wa
atubu ilaih.

IV.     WIRID BADA SHALAT LIMA FARDLU:

Allahumma antassalam waminkassalam, wailaika ya' udus salam, fahayyina
rabbana bissalam, wa adkhilna jannataka darassalam, tabarakta rabbana
wata' alaita ya dzal jalali wal ikram, sami'na wa atha'na ghufranaka
rabbana wa ilaikal mashiir.

Allahumma la mani'a lima a'thaita wala mu'thiya lima mana'ta wala radda
lima qadlaita, wala yanfa'u dzal jaddi minkal jaddu.

Allahumma shalli 'ala sayyidina Muhammadin 'abdika warasulika nabiyyil
ummiyyi wa' ala alihi washahbihi wassallim.

Kullama dzakarakadz dzakirun, waghafala' an dzikrikal ghafilun.

Allahumma a'inna 'aladzikrika wa syukrika wa husni 'iba' datik. 3x

Subhana mal la ya' lamu qadrahu ghairahu wala yablughul wa shifuna
shifatahu subhana rabbiyal a'lal wahhab.

Subhanallah     33x.    Maha suci Allah.
Alhamdulillah   33x.    Segala puji untuk Allah.
Allahu akbar    33x.    Allah maha besar.

La ilaha illallah wahdahu la syariika lahu. Lahul mulku walahul hamdu
yuhyii wayumiitu biyadihil khairu wahuwa 'ala kuli syai' in qadiir.

Selasa, 11 Januari 2011

Mario Teguh : Golden Way

Jika anda sedang benar, jangan terlalu berani dan
bila anda sedang takut, jangan terlalu takut.
Karena keseimbangan sikap adalah penentu
ketepatan perjalanan kesuksesan anda
Tugas kita bukanlah untuk berhasil. Tugas kita
adalah untuk mencoba, karena didalam mencoba
itulah kita menemukan dan belajar membangun
kesempatan untuk berhasil
Anda hanya dekat dengan mereka yang anda
sukai. Dan seringkali anda menghindari orang
yang tidak tidak anda sukai, padahal dari dialah
Anda akan mengenal sudut pandang yang baru
Orang-orang yang berhenti belajar akan menjadi
pemilik masa lalu. Orang-orang yang masih terus
belajar, akan menjadi pemilik masa depan
Tinggalkanlah kesenangan yang menghalangi
pencapaian kecemerlangan hidup yang di
idamkan. Dan berhati-hatilah, karena beberapa
kesenangan adalah cara gembira menuju
kegagalan
Jangan menolak perubahan hanya karena anda
takut kehilangan yang telah dimiliki, karena
dengannya anda merendahkan nilai yang bisa
anda capai melalui perubahan itu
Anda tidak akan berhasil menjadi pribadi baru bila
anda berkeras untuk mempertahankan cara-cara
lama anda. Anda akan disebut baru, hanya bila
cara-cara anda baru
Ketepatan sikap adalah dasar semua ketepatan.
Tidak ada penghalang keberhasilan bila sikap
anda tepat, dan tidak ada yang bisa menolong
bila sikap anda salah
Orang lanjut usia yang berorientasi pada
kesempatan adalah orang muda yang tidak
pernah menua ; tetapi pemuda yang berorientasi
pada keamanan, telah menua sejak muda
Hanya orang takut yang bisa berani, karena
keberanian adalah melakukan sesuatu yang
ditakutinya. Maka, bila merasa takut, anda akan
punya kesempatan untuk bersikap berani
Kekuatan terbesar yang mampu mengalahkan
stress adalah kemampuan memilih pikiran yang
tepat. Anda akan menjadi lebih damai bila yang
anda pikirkan adalah jalan keluar masalah.
Jangan pernah merobohkan pagar tanpa mengetahui
mengapa didirikan. Jangan pernah mengabaikan
tuntunan kebaikan tanpa mengetahui keburukan
yang kemudian anda dapat
Seseorang yang menolak memperbarui cara-cara
kerjanya yang tidak lagi menghasilkan, berlaku
seperti orang yang terus memeras jerami untuk
mendapatkan santan
Bila anda belum menemkan pekerjaan yang sesuai
dengan bakat anda, bakatilah apapun pekerjaan
anda sekarang. Anda akan tampil secemerlang
yang berbakat
Kita lebih menghormati orang miskin yang berani
daripada orang kaya yang penakut. Karena
sebetulnya telah jelas perbedaan kualitas masa
depan yang akan mereka capai
Jika kita hanya mengerjakan yang sudah kita
ketahui, kapankah kita akan mendapat
pengetahuan yang baru ? Melakukan yang belum
kita ketahui adalah pintu menuju pengetahuan
Jangan hanya menghindari yang tidak mungkin.
Dengan mencoba sesuatu yang tidak
mungkin,anda akan bisa mencapai yang terbaik
dari yang mungkin anda capai.
Salah satu pengkerdilan terkejam dalam hidup
adalah membiarkan pikiran yang cemerlang
menjadi budak bagi tubuh yang malas, yang
mendahulukan istirahat sebelum lelah.
Bila anda mencari uang, anda akan dipaksa
mengupayakan pelayanan yang terbaik.
Tetapi jika anda mengutamakan pelayanan yang
baik, maka andalah yang akan dicari uang
Waktu ,mengubah semua hal, kecuali kita. Kita
mungkin menua dengan berjalanannya waktu,
tetapi belum tentu membijak. Kita-lah yang harus
mengubah diri kita sendiri
Semua waktu adalah waktu yang tepat untuk
melakukan sesuatu yang baik. Jangan menjadi
orang tua yang masih melakukan sesuatu yang
seharusnya dilakukan saat muda.
Tidak ada harga atas waktu, tapi waktu sangat
berharga. Memilik waktu tidak menjadikan kita
kaya, tetapi menggunakannya dengan baik
adalah sumber dari semua kekayaan
Orang-orang yang minta gaji lebih biasanya tidak dapat lebih, tapi yang melakukan lebih dan berkualitas akan mendapat lebih. Jangan takar tenaga yang Anda keluarkan berdasarkan gaji yang Anda dapatkan tetapi berdasarkan hasil yang dapat Anda kontribusikan bagi kelangsungan dan keuntungan perusahaan Anda.
Siapa bilang untuk menjadi kaya dan sejahtera harus punya modal yang banyak? Kalau saja Anda cermat melihat peluang yang ada, ada banyak celah yang bisa menjadi jalan untuk meraih kesejahteraan yang diinginkan. Yang dibutuhkan cuma kemauan untuk menjadi sukses” Info lengkap klik disini!
Biodata Mario Teguh
  1. Nama Asli: Sis Maryono Teguh (Mario Teguh)
  2. Tempat/ Tanggal Lahir: Makasar, 5 Maret 1956
  3. Agama: Islam
  4. Istri: Linna Teguh
  5. Anak: Audrey
Pendidikan
  1. New Trier West High (setingkat SMA) di Chicago, AS, 1975
  2. Jurusan Linguistik & Pelajaran Bahasa Inggris, IKIP Malang (S-1)
  3. Jurusan Interaksi Bisnis, Sophia University, Tokyo, Jepang
  4. Indiana University, Amerika Serikat, 1983 (Operations System, MBA)
Pengalaman Profesional
  1. Citibank Indonesia (1983 – 1986) as Head of Sales
  2. BSB Bank (1986 – 1989) as Manager Business Development
  3. Aspac Bank (1990 – 1994) as Vice President Marketing & Organization Development
  4. Exnal Corp Jakarta (1994 – present) as CEO, Senior Consultant
Spesialisasi
Business Effectiveness Consultant
Buku
  1. Becoming a Star (2006)
  2. One Million Second Chances (2006)

Senin, 03 Januari 2011

Jangan Takut Kaya

 oleh : Ust. Tate Qomaruddin, Lc

Dinar yang paling utama yang dibelanjakan seseorang adalah dinar yang ia belanjakan untuk keluarganya



عَنْ أَبِيْ عَبْدِ اللهِ ثَوْبَانَ بْنِ بُجْدَدَ قَالَ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم

أََفْضَلُ دِيْنَارٍ يُنْفِقُهُ الرّجُلُ دِيْنَارٌ يُنْفِقُهُ عَلَى عِيَالِهِ وَدِيْنَارٌ يُنْفِقُهُ عَلَى دَابَّتِهِ

فِيْ سَبِيْلِ اللهِ وَدِيْنَارٌ يُنْفِقُهُ عَلَى أَصْحَابِهِ فِيْ سَبِيْلِ اللهِ (رواه مسلم)


Dari Abi ‘Abdillah Tsauban bin Bujdad bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Dinar yang paling utama yang dibelanjakan seseorang adalah dinar yang ia belanjakan untuk keluarganya, dinar yang ia belanjakan untuk kendaraannya di jalan Allah, dan dinar yang ia infakkan untuk rekan-rekannya (yang tengah berjuang) di jalan Allah.” (H.R. Imam Muslim)

Ada banyak pelajaran yang dapat diambil dari hadis di atas, antara lain: pertama, di hadapan seorang mslim, terbuka lebar banyak pintu untuk berbuat baik dengan harta. Kedua, menjelaskan peringkat keutamaan pengeluaran harta (infak) yang dilakukan seorang muslim, bahwa memberi nafakah kepada keluarga merupakan infak yang paling mulia. Dalam hadis lain disebutkan,

دِيْنَارٌ أَنْفَقْتَهُ فِيْ سَبِيْلِ اللهِ وَدِيْنَارٌ أَنْفَقْتَهُ فِيْ رَقَبَتِهِ وَدِيْنَارٌ تَصَدَّقْتَ بِهِ عَلَى مِسْكِيْنٍ وَدِيْنَارٌ أَنْفَقْتَهُ عَلَى أَهْلِكَ أَعْظَمُهَا أَجْرًا اَلَّذِيْ أَنْفَقْتَهُ عَلَى أَهْلِكَ (رواه مسلم)

“Dinar yang engkau infakkan di jalan Allah, dinar yang engkau infakkan untuk (mememerdekakan) hamba sahaya, dinar yang engkau infakkan kepada orang miskin, dan dinar yang engkau infakkan untuk keluarga, yang paling utama di antara semua itu adalah dinar yang engkau infakkan kepada keluargamu.” (H.R. Imam Muslim)

Persoalannya adalah, tidak mungkin kita dapat berinfak dengan harata jika kita tidak memilikinya. Lebih-lebih jika kita mencermati ayat-ayat Al Quran yang memerintahkan kita terlibat dalam jihad. Selalu saja disandingkan antara kewajiban berjihad dengan jiwa dengan kewajiban berjihad dengan harta. Bahkan dari semua ayat yang memerintahkan kita berjihad dengan harta dan jiwa, berjihad dengan harta selalu didahulukan, kecuali pada satu ayat saja yakni ayat 111 Surah At-Taubah, yang maknanya,

"Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin jiwa dan harta mereka dengan (mendapatkan) surga untuk mereka. Mereka berperang di jalan Allah, lalu mereka membunuh atau terbunuh.”

Selebihnya, hartalah yang disebut terdahulu. Perhatikan ayat-ayat berikut,
“Wahai orang-orang yang beriman, inginkah kalian aku tunjukkan pada suatu perniagaan yang menyelamatkan kalian dari azab yang pedih? Kalian beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan kalian berjihad di jalan Allah denganh harta dan jiwa kalian.” (Q.S. Ash-Shaf 61: 10-11)

Ini diperkuat dengan adanya kewajiban zakat. Dalam urusan yang satu ini memang ada kesalahan persepsi pada sebagian kaum muslimin. Kewajiban zakat sering dipahami begini: "Kalau punya harta, zakatlah. Kalau tidak punya, tidak usah mengeluarkan zakat". Secara fiqih, pemahaman itu sangat benar. Tapi semangatnya bukanlah semangat kepasrahan pada keadaan. Semangat perintah zakat harusnya dipahami: "Carilah uang, kumpulkanlah harta agar dapat melaksanakan perintah Allah yang bernama zakat". Seharusnya kita membawa semangat shalat untuk diterapkan pada zakat. Kita selalu berpikir, kita harus bisa melaksanakan shalat dengan segala perjuangan yang menjadi konsekuensinya. Dari mulai mencari penutup aurat, mencari tempat shalat, menentukan arah kiblat, menyucikan diri, dan seterusnya.

Itu semua mematahkan anggapan yang masih dianut sebagian orang bahwa kesalihan dan ketakwaan identik dengan kepapaan, kemelaratan, kesengsaraan, dan ketertindasan. Seolah-olah hanya orang miskin, jelata, dan tertindaslah yang layak menghuni surga. Sebaliknya, orang kaya dan orang yang punya jabatan tidak punya tempat di surga. Ini diperparah dengan sering disitirnya hadis-hadis dha’if (lemah) atau bahkan maudhu’ (palsu) yang memberikan pesan untuk menjauhi dunia sejauh-jauhnya demi mencapai ketakwaan dan kesucian jiwa. Atau mungkin juga menyitir hadis sahih tentang zuhud dengan pemahaman yang salah.

Zuhud tidaklah identik dengan melarat. Zuhud adalah kepuasaan hati dengan apa yang diberikan Allah swt. Zuhud adalah ketiadaan ikatan hati kepada harta dan hal-hal bersifat material lainnya. Orang yang merasa puas dengan apa yang Allah berikan sembari meniadakan keterikatan hatinya dengan harta dan jabatan, tidaklah kehilangan sifat zuhud sekalipun ia kaya raya.

Utsman Bin ‘Affan adalah konglomerat dan kaya raya. Beliau termasuk sahabat Nabi saw. yang dijamin masuk surga. Demikian pula halnya dengan ‘Abdurrahman bin ‘Auf. Beliau sukses dalam bisnis dan menjadi saudagar kaya raya. Toh beliau juga termasuk yang dijamin masuk surga. Umar bin ‘Abdul ‘Aziz, khalifah yang kaya raya. Tapi justru dia termasuk orang zuhud.

Posisi harta dalam Islam sama dengan posisi kemiskinan: sebagai ujian bagi manusia. Dengan kekayaan orang bisa masuk surga sebagaimana dengan kekayaan pula orang bisa masuk neraka. Dengan kepapaan orang bisa masuk surga sebagaimana dengan kepapaan pula orang bisa masuk neraka. Semuanya ujian! Allah swt. menegaskan,

“Dan Kami coba kalian dengan keburukan dan kebaikan, (semuanya) sebagai ujian.” (Q.S. Al Anbiya 21: 35)

Rasulullah saw. bersabda,
“Sesungguhnya dunia itu manis dan menghijau. Dan sesungguhnya Allah mengangkat kalian sebagai khalifah di dalamnya untuk melihat (menguji) bagaimana kalian bekerja. Maka berhati-hatilah dengan dunia dan berhati-hatilah dengan wanita. Karena sesungguhnya fitnah Bani Israil adalah pada wanita.” (H.R. Imam Muslim)

Jadi, orang yang saleh bukanlah orang memilih meninggalkan harta, melainkan yang lulus dalam ujian mengelola harta itu. Seseorang dianggap lulus ujian dalam urusan harta manakala,

Pertama, hanya menempuh cara halal untuk memperoleh harta.
Pada hari kiamat, setiap orang akan diminta pertanggungjawaban terkait dengan hartanya, dari manakah ia memperolehnya dan dengan cara apa? Ini batu ujian pertama. Rasulullah saw. bersabda, "Dan sesungguhnya Allah memerintahkan orang-orang beriman seperti yang diperintahkan kepada para rasul. Dia berfirman, ‘Wahai para rasul, makanlah dari yang baik dan beramal salehlah karena sesungguhnya Aku mengetahui apa yang kalian lakukan.’ Dia juga berfirman, ‘Wahai orang-orang yang beriman makanlah yang baik dari yang Kami rezekikan kepada kalian.’” Lalu Rasulullah saw. menerangkan tentang orang yang mengadakan perjalanan panjang, kusut masai dan berdebu. Ia mengadakahkan kedua tangannya (berdoa) ke langit (sambil mengatakan), "Ya rabbi, ya rabbi, sementara makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram dan diberi makan dari yang haram, bagaimana doanya akan dikabulkan.” (H.R. Imam Muslim)

Kedua, harta itu tidak menyebabkan sombong.
Orang yang sukses mengelola harta adalah orang yang dengan hartanya justru semakin rendah hati dan menyadari bahwa segala yang dimilikinya adalah titipan atau amanah dari Allah. Abdurrahman bin ‘Auf yang padahal termasuk orang yang dijamin masuk surga pernah berlinang air mata saat dirinya siap menyantap hidangan lezat yang ada di hadapannya. Ketika ditanya penyebab ia menangis, ia menjawab, “Aku takut hanya yang kunikmati di dunia inilah yang menjadi ganjaranku dari Allah.”

Ketiga, menjadi fasilitas untuk mendekatkan diri kepada Allah.
Rasulullah saw. bersabda, “Sebaik-baik harta yang saleh adalah yang ada pada orang saleh.” Beliau juga memerintahkan kepada kita, “Jauhkanlah dirimu dari neraka walau dengan hanya sebuah kurma.”

Keempat, menjadi fasilitas untuk silaturahim.
Infaq adalah baik. Dan infaq kepada kerabat adalah lebih baik lagi. Karena selain bernilai taqarrub, perbuatan itu juga merupakan upaya silaturahim. Rasulullah saw. bersabda, “Shadaqah kepada orang misikin adalah satu shadaqah dan shadaqah kepada orang yang punya hubungan rahim (kerabat) adalah dua shadaqah: shadaqah dan shilah (menyambungkan).” (H.R. Tirmidzi)

Kelima, menjadi fasilitas untuk perjuangan.
Perjuangan Islam jelas tidak mungkin tanpa dukungan finansial. Kekuatan kuffar harus dihadapi dengan kekuatan optimal kaum muslimin. Dan ini tentu saja salah satu kekuatan itu adalah kekuatan maliyyah (finansial).

Jadi, Islam tidak memusuhi harta. Islam juga tidak mengajarkan umat Islam memusuhi orang kaya. Surga terbuka bagi orang kaya. Yagn penting ajaran Islam tentang pengelolaan kekayaan dipatuhi. Jadi, menjadi orang kaya, siapa takut? Wallahu a’lam.






Mengenal Penulis :
Beliau lahir di Tasikmalaya 24 Januari 1965. Saat ini menjabat anggota DPRD Jawa Barat (2004-2009) dan Amin Maktab Dewan Syariah Wilayah PKS Jabar.
Karya Buku Beliau yang sudah diterbitkan Percikan Iman adalah "Memperkaya Jiwa : Meneladani Akhlak Rasululloh".