Salam kebangsaan yg terhina,
Akhir tahun 1996, sebuah tulisan bagus oleh Lisa Pease yang dimuat dalam majalah
Probe. Tulisan ini juga disimpan dalam National Archive di Washington DC. Judul
tulisan tersebut adalah "JFK, Indonesia, CIA and Freeport".
Walau dominasi Freeport atas gunung emas di Papua dimulai sejak tahun 1967,
namun kiprahnya di negeri ini sudah dimulai beberapa tahun sebelumnya. Dalam
tulisannya, Lisa Pease mendapatkan temuan jika Freeport Sulphur, demikian nama
perusahaan itu awalnya, nyaris bangkrut berkeping-keping ketika terjadi
pergantian kekuasaan di Kuba tahun 1959.
Saat itu Fidel Castro berhasil menghancurkan rezim diktator Batista. Oleh
Castro, seluruh perusahaan asing di negeri itu dinasionalisasikan. Freeport
Sulphur yang baru saja hendak melakukan pengapalan nikel produksi perdananya
terkena imbasnya. Ketegangan terjadi. Menurut Lisa Pease, berkali-kali CEO
Freeport Sulphur merencanakan upaya pembunuhan terhadap Castro, namun
berkali-kali pula menemui kegagalan.
Ditengah situasi yang penuh ketidakpastian, pada Agustus 1959, Forbes Wilson
yang menjabat sebagai Direktur Freeport Sulphur melakukan pertemuan dengan
Direktur pelaksana East Borneo Company, Jan van Gruisen. Dalam pertemuan itu
Gruisen bercerita jika dirinya menemukan sebuah laporan penelitian atas Gunung
Ersberg (Gunung Tembaga) di Irian Barat yang ditulis Jean Jaques Dozy di tahun
1936. Uniknya, laporan itu sebenarnya sudah dianggap tidak berguna dan tersimpan
selama bertahun-tahun begitu saja di perpustakaan Belanda. Van Gruisen tertarik
dengan laporan penelitian yang sudah berdebu itu dan membacanya.
Dengan berapi-api, Van Gruisen bercerita kepada pemimpin Freeport Sulphur itu
jika selain memaparkan tentang keindahan alamnya, Jean Jaques Dozy juga menulis
tentang kekayaan alamnya yang begitu melimpah. Tidak seperti wilayah lainnya
diseluruh dunia, maka kandungan biji tembaga yang ada disekujur tubuh Gunung
Ersberg itu terhampar di atas permukaan tanah, jadi tidak tersembunyi di dalam
tanah. Mendengar hal itu, Wilson sangat antusias dan segera melakukan perjalanan
ke Irian Barat untuk mengecek kebenaran cerita itu. Di dalam benaknya, jika
kisah laporan ini benar, maka perusahaannya akan bisa bangkit kembali dan
selamat dari kebangkrutan yang sudah di depan mata.
Selama beberapa bulan, Forbes Wilson melakukan survey dengan seksama atas Gunung
Ersberg dan juga wilayah sekitarnya. Penelitiannya ini kelak ditulisnya dalam
sebuah buku berjudul The Conquest of Cooper Mountain. Wilson menyebut gunung
tersebut sebagai harta karun terbesar yang untuk memperolehnya tidak perlu
menyelam lagi karena semua harta karun itu telah terhampar di permukaan tanah.
Dari udara, tanah disekujur gunung tersebut berkilauan ditimpa sinar matahari.
Wilson juga mendapatkan temuan yang nyaris membuatnya gila. Karena selain
dipenuhi bijih tembaga, gunung tersebut ternyata juga dipenuhi bijih emas dan
perak!! Menurut Wilson, seharusnya gunung tersebut diberi nama GOLD MOUNTAIN,
bukan Gunung Tembaga. Sebagai seorang pakar pertambangan, Wilson memperkirakan
jika Freeport akan untung besar dalam waktu tiga tahun sudah kembali modal.
Pimpinan Freeport Sulphur ini pun bergerak dengan cepat. Pada 1 Februari 1960,
Freeport Sulphur meneken kerjasama dengan East Borneo Company untuk
mengeksplorasi gunung tersebut.
Namun lagi-lagi Freeport Sulphur mengalami kenyataan yang hampir sama dengan
yang pernah dialaminya di Kuba. Perubahan eskalasi politik atas tanah Irian
Barat tengah mengancam. Hubungan Indonesia dan Belanda telah memanas dan
Soekarno malah mulai menerjunkan pasukannya di Irian Barat.
Tadinya Wilson ingin meminta bantuan kepada Presiden AS John Fitzgerald Kennedy
agar mendinginkan Irian Barat. Namun ironisnya, JFK malah spertinya mendukung
Soekarno. Kennedy mengancam Belanda, akan menghentikan bantuan Marshall Plan
jika ngotot mempertahankan Irian Barat. Belanda yang saat itu memerlukan bantuan
dana segar untuk membangun kembali negerinya dari puing-puing kehancuran akibat
Perang Dunia II terpaksa mengalah dan mundur dari Irian Barat.
Ketika itu sepertinya Belanda tidak tahu jika Gunung Ersberg sesungguhnya
mengandung banyak emas, bukan tembaga. Sebab jika saja Belanda mengetahui fakta
sesungguhnya, maka nilai bantuan Marshall Plan yang diterimanya dari AS tidak
ada apa-apanya dibanding nilai emas yang ada di gunung tersebut.
Dampak dari sikap Belanda untuk mundur dari Irian Barat menyebabkan perjanjian
kerjasama dengan East Borneo Company mentah kembali. Para pemimpin Freeport
jelas marah besar. Apalagi mendengar Kennedy akan menyiapkan paket bantuan
ekonomi kepada Indonesia sebesar 11 juta AS dengan melibatkan IMF dan Bank
Dunia. Semua ini jelas harus dihentikan!
Segalanya berubah seratus delapan puluh derajat ketika Presiden Kennedy tewas
ditembak pada 22 November 1963. Banyak kalangan menyatakan penembakan Kennedy
merupakan sebuah konspirasi besar menyangkut kepentingan kaum Globalis yang
hendak mempertahankan hegemoninya atas kebijakan politik di Amerika.
Presiden Johnson yang menggantikan Kennedy mengambil sikap yang bertolak
belakang dengan pendahulunya. Johnson malah mengurangi bantuan ekonomi kepada
Indonesia, kecuali kepada militernya. Salah seorang tokoh di belakang
keberhasilan Johnson, termasuk dalam kampanye pemilihan presiden AS tahun 1964,
adalah Augustus C.Long, salah seorang anggota dewan direksi Freeport.
Tokoh yang satu ini memang punya kepentingan besar atas Indonesia. Selain
kaitannya dengan Freeport, Long juga memimpin Texaco, yang membawahi Caltex
(patungan dengan Standard Oil of California). Soekarno pada tahun 1961
memutuskan kebijakan baru kontrak perminyakan yang mengharuskan 60persen labanya
diserahkan kepada pemerintah Indonesia. Caltex sebagai salah satu dari tiga
operator perminyakan di Indonesia jelas sangat terpukul oleh kebijakan Soekarno
ini.
Augustus C.Long amat marah terhadap Soekarno dan amat berkepentingan agar orang
ini disingkirkan secepatnya. Mungkin suatu kebetulan yang ajaib. Augustus C.Long
juga aktif di Presbysterian Hospital di NY dimana dia pernah dua kali menjadi
presidennya (1961-1962). Sudah bukan rahasia umum lagi jika tempat ini merupakan
salah satu simpul pertemuan tokoh CIA.
Lisa Pease dengan cermat menelusuri riwayat kehidupan tokoh ini. Antara tahun
1964 sampai 1970, Long pensiun sementara sebagai pemimpin Texaco. Apa saja yang
dilakukan orang ini dalam masa itu yang di Indonesia dikenal sebagai masa yang
paling krusial.
Pease mendapatkan data jika pada Maret 1965, Augustus C.Long terpilih sebagai
Direktur Chemical Bank, salah satu perusahaan Rockefeller. Augustus 1965, Long
diangkat menjadi anggota dewan penasehat intelejen kepresidenan AS untuk masalah
luar negeri. Badan ini memiliki pengaruh sangat besar untuk menentukan operasi
rahasia AS di Negara-negara tertentu. Long diyakini salah satu tokoh yang
merancang kudeta terhadap Soekarno, yang dilakukan AS dengan menggerakkan
sejumlah perwira Angkatan Darat yang disebutnya sebagai Our Local Army Friend.
Salah satu bukti sebuah telegram rahasia Cinpac 342, 21 Januari 1965, pukul
21.48, yang menyatakan jika kelompok Jendral Suharto akan mendesak angkatan
darat agar mengambil-alih kekuasaan tanpa menunggu Soekarno berhalangan. Mantan
pejabat CIA Ralph Mc Gehee juga pernah bersaksi jika hal itu benar adanya.
Awal November 1965, satu bulan setelah tragedi terbunuhnya sejumlah perwira
loyalis Soekarno, Forbes Wilson mendapat telpon dari Ketua Dewan Direktur
Freeport, Langbourne Williams, yang menanyakan apakah Freeport sudah siap
mengekplorasi gunung emas di Irian Barat. Wilson jelas kaget. Ketika itu
Soekarno masih sah sebagai presiden Indonesia bahkan hingga 1967, lalu darimana
Williams yakin gunung emas di Irian Barat akan jatuh ke tangan Freeport?
Lisa Pease mendapatkan jawabannya. Para petinggi Freeport ternyata sudah
mempunyai kontak dengan tokoh penting di dalam lingkaran elit Indonesia. Mereka
adalah Menteri Pertambangan dan Perminyakan Ibnu Soetowo dan Julius Tahija.
Orang yang terakhir ini berperan sebagai penghubung antara Ibnu Soetowo dengan
Freeport. Ibnu Soetowo sendiri sangat berpengaruh di dalam angkatan darat karena
dialah yang menutup seluruh anggaran operasional mereka.
Sebab itulah, ketika UU no 1/1967 tentang Penanaman Modal Asing (PMA) yang
draftnya dirancang di Jenewa-Swiss yang didektekan Rockefeller, disahkan tahun
1967, maka perusahaan asing pertama yang kontraknya ditandatangani Suharto
adalah Freeport!. Inilah kali pertama kontrak pertambangan yang baru dibuat.
Jika di zaman Soekarno kontrak-kontrak dengan perusahaan asing selalu
menguntungkan Indonesia, maka sejak Suharto berkuasa, kontrak-kontrak seperti
itu malah merugikan Indonesia.
Untuk membangun konstruksi pertambangan emasnya itu, Freeport mengandeng
Bechtel, perusahaan AS yang banyak mempekerjakan pentolan CIA. Direktur CIA John
McCone memiliki saham di Bechtel, sedangkan mantan Direktur CIA Richards Helms
bekerja sebagai konsultan internasional di tahun 1978.
Tahun 1980, Freeport menggandeng McMoran milik "Jim Bob" Moffet dan menjadi
perusahaan raksasa dunia dengan laba lebih dari 1,5 miliar dollar AS pertahun.
Tahun 1996, seorang eksekutif Freeport-McMoran, George A.Maley, menulis sebuah
buku berjudul "Grasberg" setebal 384 halaman dan memaparkan jika tambang
emas di Irian Barat itu memiliki deposit terbesar di dunia, sedangkan untuk
bijih tembaganya menempati urutan ketiga terbesar didunia.
Maley menulis, data tahun 1995 menunjukkan jika di areal ini tersimpan cadangan
bijih tembaga sebesar 40,3 miliar dollar AS dan masih akan menguntungkan 45
tahun ke depan. Ironisnya, Maley dengan bangga juga menulis jika biaya produksi
tambang emas dan tembaga terbesar di dunia yang ada di Irian Barat itu merupakan
yang termurah di dunia!!
Istilah Kota Tembagapura itu sebenarnya menyesatkan dan salah. Seharusnya
EMASPURA. Karena gunung tersebut memang gunung emas, walau juga mengandung
tembaga. Karena kandungan emas dan tembaga terserak di permukaan tanah, maka
Freeport tinggal memungutinya dan kemudian baru menggalinya dengan sangat mudah.
Freeport sama sekali tidak mau kehilangan emasnya itu dan membangun pipa-pipa
raksasa dan kuat dari Grasberg-Tembagapura sepanjang 100 kilometer langsung
menuju ke Laut Arafuru dimana telah menunggu kapal-kapal besar yang akan
mengangkut emas dan tembaga itu ke Amerika. Ini sungguh-sungguh perampokan besar
yang direstui oleh pemerintah Indonesia sampai sekarang!!!
Kesaksian seorang reporter CNN yang diizinkan meliput areal tambang emas
Freeport dari udara. Dengan helikopter ia meliput gunung emas tersebut yang
ditahun 1990-an sudah berubah menjadi lembah yang dalam. Semua emas, perak, dan
tembaga yang ada digunung tersebut telah dibawa kabur ke Amerika, meninggalkan
limbah beracun yang mencemari sungai-sungai dan tanah-tanah orang Papua yang
sampai detik ini masih saja hidup bagai di zaman batu.
Freeport merupakan ladang uang haram bagi para pejabat negeri ini, yang dari
sipil maupun militer. Sejak 1967 sampai sekarang, tambang emas terbesar di dunia
itu menjadi tambang pribadi mereka untuk memperkaya diri sendiri dan
keluarganya. Freeport McMoran sendiri telah menganggarkan dana untuk itu yang
walau jumlahnya sangat besar bagi kita, namun bagi mereka terbilang kecil karena
jumlah laba dari tambang itu memang sangat dahsyat. Jika Indonesia mau mandiri,
sektor inilah yang harus dibereskan terlebih dahulu.
Sumber : Blog Media Kata
Indonesia tanah airku... tempatku dilahirkan dan dibesarkan... negara yang kaya sumber alamnya... akan selalu jaya hingga akhir masa... Indonesia dimerdekakan bertujuan untuk menyejahterakan seluruh warganegaranya...
Selasa, 08 November 2011
Kamis, 27 Oktober 2011
Istri solehah
Perhiasan Terindah Adalah Istri yang Solehah
Siapapun suami didunia ini pasti selalu mendambakan istri yang sholehah, namun seperti apakah istri yang sholehah itu. Sesuai sabda Nabi Muhammad SAW ciri istri yang sholehah adalah:
“Apabila diperintah ia taat, apabila dipandang menyenangkan hati suaminya, dan apabila suaminya tidak ada dirumah, ia menjaga diri dan harta suaminya.” (HR.Ahmad dan An-Nasa’i, di Hasan-kan oleh Albani dalam Irwa’ no.1786)Mempunyai istri sholehah merupakan kebahagiaan yang tidak terungkapkan, dan istri yang sholehah adalah perhiasan yang terindah sebagaimana sabda nabi:
“Dunia adalah perhiasan (kesenangan) dan sebaik-baik perhiasan (kesenangan) dunia adalah wanita (istri) shalihah.” (HR.Muslim dari Abdullah bin Amr bin Al-Ash)Seorang istri yang baik akan berusaha untuk melaksanakan tugas-tugas yang menjadi tanggung jawabnya. Walaupun terkadang timbul perasaan malas atau berat untuk melaksanakan sesuatu yang menjadi kewajibannya, tetapi hendaknya diingat bahwa keridhaan suami lebih diutamakan diatas perasaannya. Lihatlah apa yang dikatakan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa aalihi wasallam ketika Aisyah Radhiyallahu ‘anha bertanya:
“Siapa diantara manusia yang paling besar haknya atas (seorang) istri?” Beliau Shallallahu ‘alaihi wa aalihi wasallam menjawab, “Suaminya.. “ (HR. Hakim dan Al-Bazzar)Dengan taat kepada suami dan tentunya dengan menjalankan kewajiban agama lainnya, dapat mengantarkan istri kepada surga-Nya. Dalam hal ini Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa aalihi wasallam telah bersabda sebagaimana diriwayatkan oleh Ibnu Hibban dan di shahihkan oleh Al-Albani:
“Bila seorang wanita telah mengerjakan shalat lima waktu dan berpuasa pada bulan Ramadhan dan memelihara kemaluannya serta taat kepada suaminya, maka kelak dikatakan kepadanya: “masuklah dari pintu surga mana saja yang engkau inginkan.”Kemudian hendaklah istri mengingat akan besarnya hak suami atas dirinya, sampai-sampai seandainya dibolehkan sujud kepada selain Allah maka istri diperintahkan untuk sujud kepada suaminya. Sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa aalihi wasallam:
“Andaikan saja dibolehkan seseorang bersujud kepada orang lain, niscaya aku perintahkan istri untuk sujud kepada suaminya.” (HR. Tirmidzi: Hasan Shahih)Terlalu banyak peluang bagi seorang istri untuk beribadah kepada Allah dalam rumah tangganya dan terlalu mudah dalam memperoleh pahala dalam kehidupan suami istri. Namun sebaliknya terlalu mudah pula seorang istri terjerumus kepada dosa besar kalau melanggar ketentuan yang telah Allah gariskan. Yang perlu diingat oleh istri ialah agar berupaya mengikhlaskan niat hanya untuk Allah dalam melaksanakan kewajibannya sepanjang waktu..
Apabila diperintah oleh suaminya, istri diwajibkan untuk mentaati. Dan apabila suaminya tidak ada dirumah, istri harus pandai menjaga dirinya dan kehormatannya serta menjaga amanah harta suaminya. Istri yang demikian ini akan dijaga oleh Allah sebagaimana Firman-Nya:
“ ..maka wanita yang shalihah ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena itu Allah telah memelihara (mereka).” (An-Nisa’: 34)Adapun kriteria pertama dan ciri-ciri shalihah; Imam As-Sindi mengatakan dalam bukunya Khasyiah Sunan Nasai juz 6 hal 377:
“Menyenangkan bila dipandang itu artinya indahnya penampilan secara dzahir serta akhlaq yang mulia. Juga terus menerus menyibukkan diri dalam taat dan bertaqwa kepada Allah.”Banyak hal yang dapat menyenangkan hati suami, diantaranya: penampilan diri agar enak dipandang, dan berbicara dengan menggunakan tutur yang menyenangkan serta dalam hal pengaturan rumah mampu menciptakan suasana bersih dan nyaman.
KARAKTERISTIK WANITA SOLEHAH
Wanita Shalihah (isteri shalihah) merupakan sebaik-baik dan semulia-mulia gelar
yang diberikan kepada wanita kekasih Allah. Titel atau gelar itu bukan sekadar nama
dan kebanggaan, tetapi dia adalah buah dari satu perjuangan panjang dalam
kehidupan seorang wanita. Masyarakat Muslim diingatkan, supaya waspada terhadap
khadraauddiman, yaitu wanita cantik yang tumbuh dewasa di tempat yang buruk.
BANYAK wanita mendambakan titel itu, tetapi sangat sedikit yang sampai kepada
tujuan yang dirindukan. Sebab, perjalanan panjang yang harus ditempuh oleh
seorang wanita mengharuskannya melalui jalan yang terjal, berkelok, berbatu, naik
bukit dan turun gunung, penuh onak dan duri. Kenanglah sejenak perjalanan hidup
para pemimpin wanita ahli surga, yaitu sebaik-baik wanita sebagaimana sabda
Rasulullah Saw berikut ini.
Sebaik-baik wanita ialah Maryam binti Imran dan sebaik-baik wanita ialah
Khadijah binti Khuwailid. (HR. Bukhari Muslim).
Dari Abu Musa ra. berkata:
Rasulullah Saw bersabda: Lelaki yang sempurna banyak, tetapi tidak demikian
halnya bagi wanita kecuali Asiah istri Fir’aun dan Mar-yam binti Imran. Dan sesungguhnya
keutamaan Aisyah atas wanita lainnya seperti ke-utamaan tsarid (lauk yang
berminyak) atas makanan lainnya. (HR. Bukhari).
Nabi Saw bersabda: Fati-mah
adalah pemimpin wa-nita ahli surga . (HR. Bukhari)
Kesemua wanita yang disebut di dalam hadits-hadits di atas, yang diberi gelar
sebagai sebaik-baik wanita ahli surga (Maryam, Asiah, Khadijah, Aisyah dan
Fatimah) adalah wanita-wanita yang perjalanan hidupnya penuh dengan ujian dan
tantangan. Mereka ditimpa banyak musibah dan bala bencana, baik dalam urusan
keluarga, masya-rakat dan musuh-musuh Allah dan Rasul-Nya. Namun mereka
tidak bergeming dari keimanan dan ketaatan kepada Allah Swt.
Apakah ciri dan karakter yang dimiliki dalam menjalankan kehidupan sehari-hari,
sehingga dengan tegar bertahan dari segala amuk duniawi, dan mendapatkan gelar
mulia sebagai wanita/istri shalihah? Secara umum dijelaskan di dalam al-Qur’an,
Allah Swt berfirman:
Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah
melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wa-nita), dan
karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu
maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika
suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka). (Qs. An Nisaa’ 4:34)
Inilah ayat yang me-nerangkan secara terperinci tentang ihwal kaum wanita dalam
kehidupan rumah tangga yang berada di bawah kepemimpinan kaum pria.
Disebutkan bahwa ada dua jenis wanita: yang shalihah dan yang tidak shalihah. Lalu
ciri shalihah antara lain adalah taat, yaitu taat kepada Allah Swt, kepada Rasul Nya
dan taat kepada suami. Selain itu dia betah tinggal di rumah, bersikap ma’ruf kepada
suami dan menjaga kehormatan diri di saat suaminya tidak ada di rumah.
Ats-Tsauri dan Qata-dah mengatakan: Arti menjaga kehormatan diri di saat suami
tidak ada di rumah adalah menjaga segala sesuatu yang mesti dipelihara, baik
berkenaan dengan kehormatan diri maupun harta. Sementara itu Ibnu Jarir dan al-
Baihaqi meriwayatkan ha-dits dari Abu Hurairah yang menyatakan bahwa Nabi Saw
bersabda:
Sebaik-baik wanita adalah yang menawan hati-mu bila engkau pandang, taat
manakala engkau perintah, dan menjaga hartamu serta memelihara kehormatan dirinya
ketika engkau tidak ada di rumah.
Kemudian Rasulullah Saw. membaca ayat tersebut di atas. (Qs. An Nisaa’ 4: 34).
Syeikh Muhammad Abduh mengatakan bahwa yang dimaksud dengan menjaga
kehormatan diri di sini adalah menutup apa yang dapat membuat malu ketika
diperlihatkan atau diungkapkan. Artinya, menjaga segala sesuatu yang secara khusus
berkenaan dengan rahasia suami istri, serta tidak menceritakan rahasia suaminya
kepada siapapun kecuali kepada orang yang benar-benar dipercaya karena ingin
mencari solusi keruwetan rumah tangga.
Secara syar’i, yang juga bisa dikategorikan dalam hal ini adalah keharusan
merahasiakan segala sesuatu yang berkaitan dengan hubungan intim suami istri,
termasuk di dalamnya menceritakan hal-hal yang tidak senonoh. Jangan seperti
khadrau’ud-diman, seperti yang sering ditayangkan infotainment tv, mengumbar
segala aurat keluarga sehingga orang jijik mendengarnya.
Apatah lagi bila sampai ke bentuk-bentuk perilaku yang mereka laksanakan
sebagai pasangan suami isteri yang tidak layak didengar oleh selain mereka. Selain
itu juga dapat difahami bahwa ungkapan yang disebut oleh al-Qur-’an di atas,
merupakan salah satu ungkapan yang memiliki arti kiasan yang amat mendalam:
menghentak kaum wanita yang keras hati, namun bisa difahami rahasianya oleh
mereka yang berhati lembut.
Kaum wanita me-mang memiliki naluri yang demikian lembut, dimana anda sekalian
bisa mene-robos hati mereka hanya dengan menyentuh ujung jarinya saja. Jantung
me-reka memiliki nadi-nadi peka yang segera memom-pakan darah ke raut wajah
mereka manakala mene-rima rangsangan.
Maka tidak dibenar-kan menghubungkan langsung kalimat hifzhul ghaib (menjaga
harta dan kehormatan diri) dengan kalimat bima hafizhallah (sebagai-mana Allah
menjaga diri-nya). Sebab perpindahan yang demikian drastis dari penuturan rahasia
diri yang tersembunyi ke arah penuturan penjagaan Allah yang demikian jelas
memalingkan seseorang untuk berfikir secara ber-kepanjangan tentang hal-hal yang
berada di balik tabir-tabir rahasia pribadi suami istri. Yakni, hal-hal yang
tersembunyi dan rahasia, untuk dialihkan pada pengawasan Allah Azza wajalla.
Penghormatan yang diberikan kepada kaum wanita melalui kesaksian Allah tersebut
di atas, di-maksudkan agar mereka tetap terjaga dari jamahan tangan-tangan kotor,
pan-dangan mata jahil, atau pergunjingan, di saat sua-mi mereka tidak berada di
rumah, melalui bujukan, rayuan berupa lembaran-lembaran uang, mobil mewah,
rumah indah atau beberapa kerat roti.
Jadi, wanita-wanita shalihah ialah wanita yang menjaga harta dan kehor-matan
dirinya ketika su-aminya tidak di rumah, sebagaimana Allah telah menjaga mereka.
Itulah yang menjadi sifat shalihah kepada mereka. Sebab se-orang wanita yang shalihah
akan selalu men-dapat pengawasan dari Allah Swt, dan ketakwaan yang
mereka miliki me-nyebabkan mereka bisa menjadi wanita-wanita yang terpelihara
dari sifat khianat dan mampu men-jaga amanat.
Oleh karena itulah yang dimaksud dengan Wanita Shalihah dalam ayat di atas adalah
mereka yang selalu taat kepada Allah Swt, Rasul Nya, suaminya dan tidak memperturutkan
hawa nafsu-nya dalam hidup harian-nya. Apabila dikaitkan arti ayat yang
disebutkan di atas tepat sekali untuk menggambarkan ihwal kaum wanita masa kini
yang senang membeberkan rahasia-rahasia rumah tangga sendiri, atau rumah tangga
orang lain (gosip wanita sinetron) dan tidak bisa menjaga harta dan kehormatan
dirinya mana-kala suami mereka tidak berada di rumah bukanlah termasuk dalam
koridor wanita shalihah.
Jangan seperti khad-rau’uddiman, seperti yang sering ditayangkan infotai-ment tv,
mengumbar segala aurat keluarga sehingga orang jijik mendengarnya. Jika diamati
dengan seksama keterangan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa isteri yang
shalihah mempunyai karakter se-bagai berikut:
1. Menaati Allah dan Rasul Nya
Dengan ketaatannya itulah sebagai aset terbesar baginya untuk meraih ganjaran
tertinggi sebagai buah dari ilmu dan iman-nya. Yaitu surga yang pe-nuh dengan
kenikmatan, dia kekal didalamnya se-lama-lamanya. Allah Swt. berfirman:|
(Hukum-hukum ter-sebut) itu adalah ketentuan-ketentuan dari Allah. Barang-siapa
taat kepada Allah dan Rasul-Nya, niscaya Allah me-masukkannya kedalam syurga
yang mengalir didalamnya sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan
itulah kemenangan yang besar. (Qs. An Nisaa’, 4: 13)
Firman Allah lagi: Dan barangsiapa yang men-taati Allah dan Rasul(Nya), mereka
itu akan bersama-sa-ma dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah,
yaitu: nabi-nabi, para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang
shalih. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya. (Qs. An Nisaa’, 4: 69)
Abu Hurairah ra ber-kata, Rasulullah Saw ber-sabda: Semua ummatku akan masuk
surga kecuali yang enggan (tidak mau). Para sahabat bertanya: Siapakah yang
enggan itu wahai Rasulullah? Beliau men-jawab: Barang siapa yang ta’at kepadaku
(mengikuti Sunnahku), dialah yang akan masuk surga, dan barang siapa yang
mendurhakaiku, maka dialah yang yang enggan masuk surga. (HR Bukhari)
Maka demikian pula seorang wanita atau isteri, dia akan masuk surga de-ngan
menaati Allah dan Rasul-Nya dengan se-benar-benarnya.
2. Menaati Suami
Ketaatan kepada suaminya merupakan pintu keselamatan baginya untuk meraih
kenikmatan yang kekal dan abadi di surga. Rasulullah Saw bersabda:
Jika seorang isteri itu telah menunaikan shalat lima waktu, dan shaum (puasa) di
bulan Ramadhan, dan men-jaga kemaluannya dari yang haram serta taat kepada
suaminya, maka akan di-persilakan: masuklah ke surga dari pintu mana saja kamu
suka. (HR. Ahmad)
Diriwayatkan dari Ummu Salamah, bahwasa-nya Asma datang kepada Nabi dan
berkata: Sesung-guhnya aku adalah utusan dari kaum wanita Muslim, semua mereka
berkata dan berpendapat sebagaimana aku Wahai Rasulullah, se-sungguhnya Allah
telah mengutusmu kepada laki-laki dan wanita, kami telah beriman kepadamu dan
mengikutimu, (namun) ka-mi kaum wanita merasa dibatasi dan dibelenggu. Padahal
kamilah yang me-nunggu rumah mereka, tempat menyalurkan nafsu mereka, kamilah
yang mengandung anak-anak mereka, sedang mereka dilebihkan dengan sholat
berjamaah, menyaksikan jenazah dan berjihad di jalan Allah.
Dan apabila mereka ke luar berjihad, kamilah yang menjaga harta me-reka dan
kamilah yang me-melihara anak-anak me-reka, maka apakah kami tidak
mendapatkan bagian pahala mereka wahai Rasulullah? Maka ber-palinglah
Rasulullah ke-pada para sahabatnya dan bertanya: Apakah tadi ka-mu sudah
mendengar pertanyaan sebaik itu dari seorang perempuan ten-tang agamanya?
Mereka menjawab: Ya, Demi Allah wahai Rasulullah, kemu-dian beliau bersabda:
Pergilah engkau wahai Asma dan beritahukanlah kepada wanita-wanita yang
mengutusmu bahwa layanan baik salah seorang kamu kepada suaminya, meminta
keridhaannya dan menuruti kemauannya menyamai (pahala) amal-an laki-laki yang
engkau sebutkan tadi. Maka Asma pun pergi sambil bertahlil dan bertakbir karena
gem-biranya dengan apa yang diucapkan Rasulullah ke-padanya. (Al Istii’aab, Ibnu
’Abd al Bar)
Dari Ibnu Abbas ra ia berkata, wakil wanita ber-kata: Wahai Rasulullah, saya wakil
dari kaum wanita untuk berjumpa denganmu. Sesungguhnya jihad hanya diwajibkan
atas kaum laki-laki saja, sekiranya mereka menang mereka memperoleh pahala dan
sekiranya mereka terbunuh, maka mereka senantiasa hidup dan diberi rizki di sisi
Rabb mereka. Sedangkan kami golongan wanita menjalankan tugas (berkhidmat)
untuk mereka, maka adakah bagian kami dari yang tersebut? Maka Rasulullah
menjawab, Sam-paikanlah kepada siapa saja dari kaum wanita yang eng-kau temui,
bahwa taat kepada suami dan mengakui hak sua-mi adalah menyamai yang demikian
itu, dan amat sedikitlah di antara kamu yang mampu melaksana-kannya. (HR al
Bazzar)
3. Melayani Suami
Sebagian isteri sangat taat kepada suaminya, tapi kurang pandai melayani suami
dengan sebaik-baik-nya. Maka jika taat kepada suami dan pandai melayaninya, hal
itu merupakan kemuliaan tersendiri yang mengangkat derajatnya meraih
keselamatan di dunia dan akhirat.
Ummu Salamah ra berkata, Rasulullah Saw bersabda: Tiap-tiap isteri yang mati diridhai oleh
suaminya, maka ia akan masuk surga. (HR. at-Tirmidzi dan Ibnu Majah).
Dari Abdullah bin Abi Aufa ia berkata, Mu’adz di-utus ke Yaman atau Syam dan dia
melihat orang-orang Nashrani bersujud kepada pembesar-pem-besar dan kepada
pendeta-pendetanya. Maka beliau berkata dalam hatinya sesungguhnya Rasulullah
lebih layak untuk di-agungkan (daripada me-reka). Maka tatkala ia da-tang kepada
Rasulullah ia berkata: Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku melihat orang-orang
Nashrani bers-ujud kepada pembesar-pem-besar dan kepada pendeta-pendetanya,
dan aku berkata dalam hatiku sesungguhnya engkaulah yang lebih layak untuk
diagungkan (daripada mereka) lalu beliau bersabda:
Andaikata aku boleh memerintahkan seseorang bersujud kepada seseorang, maka sungguh
akan kuperintahkan isteri bersujud kepada suaminya dan seorang isteri belum dikatakan menunaikan kewajibannya terhadap Allah sehingga menunaikan ke-wajibannya terhadap
suami seluruhnya, sehingga andaikan (suaminya) memerlukannya di atas kendaraan,
sungguh ia tidak boleh me-nolaknya. (HR Ahmad)
4. Menjaga Kehormatan Diri
Ciri keempat inilah yang merupakan kunci dari keshalihan seorang isteri yang berada
di bawah pengawasan suaminya yang shalih. Lelaki yang memiliki isteri dengan karakteristik
seperti ini berarti telah memiliki harta simpanan yang terbaik.
Dari Abu Umamah ra, dari Nabi Saw beliau ber-sabda: Tidak ada yang paling
bermanfaat bagi se-orang (lelaki) Mukmin se-su-dah bertaqwa kepada Allah daripada
memiliki isteri yang shalihah, yaitu jika ia di-perintah ia taat, jika ia dipandang
menyenangkan hati, dan jika ia digilir ia tetap berbuat baik, dan jika ia ditinggalkan
(suaminya) ia tetap menjaga suaminya dalam hal dirinya dan harta suaminya. (HR Ibnu Majah)
Dari Ibn Abbas ra Rasulullah Saw bersabda: Ada empat perkara siapa yang
memilikinya berarti mendapat kebaikan di dunia dan akhirat, yaitu hati yang
bersyukur, lisan yang selalu berzikir, tubuh yang bersabar ketika ditimpa bala
bencana (musibah) dan isteri yang tidak menjerumuskan suami-nya dan merusakkan
harta bendanya. (HR Thabrani dengan isnad Jayyid).
Wanita paling baik ada-lah wanita (isteri) yang apabila engkau meman-dangnya
menggembirakan-mu, apabila engkau menyu-ruhnya dia pun menaati, dan apabila
engkau pergi dia juga memelihara dirinya dan menjaga hartamu. (HR Abu Dawud.
Derajat hadits oleh al Hakim dinyatakan shahih).
Semoga para akhwat mampu memiliki karakter tersebut sehingga melayak-kannya
mendapat pahala yang telah dijanjikan Allah Swt. Mereka menjadi par-tner dalam
perjuangan fi sabilillah, dan menjadi pendamping setia dikala suka dan duka bersama
suami yang dicintainya. Amien Ya Rabbal Alamin.
Sabtu, 01 Oktober 2011
Kolonialisme Di Sektor Pertambangan
Jumat, 30 September 2011 | Editorial Berdikari Online
Pada saat revolusi Agustus masih berkobar, rakyat Indonesia berhasil
merebut sejumlah perusahaan milik Belanda, termasuk perusahaan
pertambangan. Di ladang-ladang minyak, muncul perusahaan yang
diorganisasikan oleh pejuang republik, yang sering menyebut dirinya
"laskar minyak".
Itulah cikal-bakal berdirinya Perusahaan Minyak Indonesia (Permiri) di
Sumatera Selatan, Perusahaan Minyak Negara Republik Indonesia (PMNRI) di
Sumatera Utara, dan Perusahaan Tambang Minyak Nasional (PTMN) di Jawa
Tengah.
Itu hanya secuil kisah tentang bagaimana kehendak revolusi agustus, juga
semangat seluruh rakyat Indonesia, berusaha mengakhiri praktek
kolonialisme di lapangan ekonomi. Meskipun semangat itu menemui banyak
kendala, bahkan perusahaan yang sudah direbut berakhir macet, tetapi ada
hal yang tak dapat dibantah: rakyat tak menghendaki kolonialisme
merampok kekayaan alam kita.
Tetapi semangat itu benar-benar berhenti pada tahun 1967. Saat itu,
Soeharto, setelah membuat perjanjian khusus dengan para kolonialis di
Jenewa, segera membuka pintu bagi modal asing di berbagai sektor ekonomi
di dalam negeri. Salah satunya kehadiran PT. Freeport di Papua.
PT. Freeport melakukan penambangan di dua kawasan, yaitu tambang
Ertsberg (dari 1967 hingga 1988) dan tambang Grasberg (sejak 1988).
Konon, sejak tahun 1968 hingga sekarang pertambangan itu telah
mengasilkan 7,3 juta ton tembaga dan 724,7 juta ton emas. Kalau
diuangkan dalam bentuk rupiah: taruhlah harga emas Rp300.000/gram, maka
724.700.000.000.000 gram x Rp300.000= Rp 217.410.000.000.000.000.000
atau Rp217.410 biliun.
Apakah Indonesia mendapat untung? Tidak. Menurut Surjono H. Sutjahjo,
dari Fakultas Pertanian IPB, prosentase bagi hasil antara pihak
Indonesia dan pihak PT. Freeport sangat tidak adil: Indonesia mendapat
1% dan Freeport mendapatkan 99%.
Rejeki nomplok Freeport belum berakhir di situ. Ketika emas dan tembaga
di kawasan itu mulai menipis, tetapi di bawahnya, tepatnya di kedalaman
400 meter, ditemukan kandungan uranium. Uranium punya harga seratus kali
lebih mahal dari emas.
Nasib buntung juga dirasakan Indonesia saat sejumlah ladang minyak
dikuasai oleh perusahaan Shell (Belanda). Pada tahun 2005, misalnya,
pendapatan Shell di Indonesia mencapai US$ 178 miliar (Rp 1.600
triliun), sementara Pertamina hanya mendapat untung sebesar Rp 322
triliun. Keuntungan Shell itu bahkan melebihi anggaran APBN Indonesia
pada saat itu yang berjumlah Rp 463,3 triliun (kalau tidak salah).
Tetapi bukan cuma penerimaan negara yang cekak. Terdapat puluhan
perusahaan-perusahaan asing yang menunggak pajak, dan itu dilakukan
selama lima kali pergantian Menteri Keuangan.
Perlu kami tambahkan pula, pekerja Indonesia di perusahaan-perusahaan
asing terkadang tidak mendapat perlakuan yang wajar. Mereka sering
mendapat perlakuan diskriminatif, sehingga upah atau kesejahteraan
mereka lebih murah ketimbang pekerja asing.
Ada benarnya apa yang pernah dikatakan Bung Karno 81 tahun silam,
tepatnya ketika menyampaikan pidato pembelaan di hadapan pengadilan
kolonial, bahwa kolonialisme dan imperialisme hanya butuh empat hal:
bahan baku, pasar untuk barang-barang mereka, tempat penanaman modal,
dan tenaga kerja murah.
Tetapi, pada tanggal 1 Juni 2011 lalu, saat peringatan lahirnya
Pancasila, Presiden SBY sudah mengeluarkan janji mahal: renegosiasi
semua kontrak pertambangan yang merugikan bangsa Indonesia.
Kita belum tahu seperti apa janji itu dijalankan. Kita juga belum tahu
apakah pemerintah sudah membentuk panitia atau tim kerja khusus untuk
urusan itu. Bahkan, kita tidak pernah dengar seperti apa kemajuan
rencana itu, dan perusahaan mana saja yang setuju dan tidak setuju
dengan renegosiasi.
Akan tetapi, dalam keyakinan kami, sepanjang proses renegosiasi ini
tidak melibatkan partisipasi rakyat, maka isu renegosiasi hanya akan
menjadi "pintu baru" untuk kongkalikong antara pemerintah
Indonesia dan perusahaan asing. Sebab kami tahu betul watak dan mental
pemerintah Indonesia yang sangat inlander itu.
Padahal, semua itu tidak perlu terjadi jikalau saja pemerintah setia dan
mau menjalankan konstitusi dengan benar, khususnya pasal 33 UUD 1945.
Anda dapat menanggapi Editorial kami di: redaksiberdikari@yahoo.com
http://berdikarionline.com/editorial/20110930/kolonialisme-di-sektor-per\
tambangan.html
<http://berdikarionline.com/editorial/20110930/kolonialisme-di-sektor-pe\
rtambangan.html>
Kamis, 28 Juli 2011
Kelaparan Dan Impor Beras
Editorial Berdikari Online
Beberapa hari terakhir, kita mendengar kabar dari media massa tentang
kelaparan yang melanda Somalia. Negara penghasil minyak itu
disebut-sebut mengalami kelaparan terburuk dalam 20 tahun terakhir.
Padahal, kita mengetahui bahwa Somalia sebagai negara punya
syarat-syarat untuk berkembang: situasi geografis yang menguntungkan,
punya minyak dan sumber daya alam melimpah.
Tetapi, patut disayangkan bahwa semua potensi kemajuan itu justru
menjadi lahan rampokan negeri-negeri imperialis. Sedangkan pemerintahan
nasional di sana tidak bisa berfungsi efektif karena banyaknya
pertikaian dan konflik. Sebagian besar konflik itu sengaja diwariskan
oleh kolonialisme dan dipelihara terus oleh imperialisme sampai
sekarang.
Keadaan di Somalia bisa terjadi pula di Indonesia, jikalau pemerintahan
nasional di Indonesia tidak berfungsi efektif untuk melindungi
kepentingan nasionalnya dan menjaga kebutuhan rakyat. Kasus terbaru yang
memperlihatkan betapa tidak efektifnya pemerintahan nasional adalah soal
menjaga kedaulatan pangan.
Dalam kasus ini, menurut hemat kami, kebiasaan pemerintah untuk
mengimpor beras dari luar negeri akan menjadi jalan menuju kelaparan di
masa mendatang. Apalagi saat ini Indonesia sudah menjadi negara
pengimpor beras terbesar di dunia.
Kami punya alasan kuat untuk menyampaikan argumentasi itu:
Pertama, kebijakan impor beras, baik langsung maupun tidak langsung,
telah menyebabkan hancurnya produksi pangan di dalam negeri. Karena
harga beras impor lebih murah, maka beras produksi petani kita pun kalah
kompetitif. Ini membuat harga gabah milik petani jatuh, dan
kesejahteraan petani pun merosot.
Karena terus-menerus merugi, akibat biaya produksi lebih tinggi dari
harga penjualan, maka pekerjaan bertani pun menjadi tidak bisa
diandalkan untuk menutupi kebutuhan ekonomi keluarga tani. Ini
menyebabkan banyak petani memilih menjadi pekerja informal di kota atau
tenaga kerja di luar negeri.
Kedua, kalau kita bergantung kepada impor, maka hal itu sama dengan
menyerahkan leher kita kepada `permainan pasar pangan global'.
Kita tahu bahwa sekarang ini harga pangan dunia tidak lagi sepenuhnya
ditentukan oleh hukum permintaan dan penawaran, tetapi lebih banyak
ditentukan oleh aksi spekulasi.
Adalah sebuah mimpi buruk bagi masa depan generasi kedepan, jikalau
kebutuhan perut rakyat digantungkan kepada negeri-negeri imperialis dan
kapitalis-kapitalis agrobisnis global. Motif mereka adalah mencari
untung, sedangkan keinginan kita adalah memenuhi kebutuhan rakyat.
Ketiga, ada kecenderungan pemerintah untuk berfikir pendek saat
berhadapan dengan kekurangan stok pangan di dalam negeri. Pikiran pendek
itu dituangkan dalam bentuk kebijakan impor beras, operasi pasar, dan
lain sebagainya.
Padahal, menurut kami, ada hal yang lebih penting yang harus dilakukan
pemerintah: membangun kembali sektor pertanian sebagai dasar dari
program ketahanan pangan nasional dan proyek industrialsiasi nasional.
Untuk melakukan itu memang diperlukan keberanian, sebuah sikap berani
untuk keluar dari dikte negeri-negeri imperialis dan mengutamakan
kepentingan rakyat. Misalnya: keberanian menjalankan land-reform
sebagaimana amanat UUPA 1960, berani menolak impor beras dan
memprioritaskan pasar dalam negeri untuk produk petani kita, memberikan
dukungan modal dan teknologi kepada para petani, dan lain-lain.
Tetapi pemerintah memang harus berani, karena itu adalah amanat
konstitusi dan sekaligus tujuan kita merdeka dan mendirikan negara ini:
melindungi segenap tumpah darah Indonesia dan memajukan kesejahteraan
umum.
Jalan Cinta
by. Kahlil Gibran
Untuk anak-anakku,
Yang sedang bertanya-tanya
Tentang masa depan yang tersembunyi dan terbayang begitu jauh
Berharap-harap tentang hidup yang sedang dan akan dihadapinya
Anak-anakku,
yang sedang mencari keyakinan jiwa
Terhadap jiwa lain yang menjadi pasangan jiwanya
Anak-anakku,
Yang sedang gelisah
Menjalani hidup yang penuh ketidakpastian
Dan godaan-godaan yang memberatkan
Anak-anakku,
Yang semakin dewasa
Dan penuh dengan beban tanggungjawab kehidupan
Aku berdoa untuk kalian
Ya Allah,
Karuniakanlah kebajikan dan keteguhan hati kepada mereka
Jiwa-jiwa yang sedang tumbuh dewasa
Bersihkanlah jiwa mereka
Masukkanlah mereka dalam lindunganMu dan pemeliharaanMu
Anakku,
Pada mulanya engkau dan dia bertemu dalam ketidaksengajaan
Karena sejak mulanya adalah engkau dan dia dipertemukan
Oleh Tangan Gaib yang mengatur kehidupan
Dan sejak engkau bertemu lelaki bermata kuat
Dengan tatapannya yang tajam
Ada yang tersentak dari dalam dadamu
Engkau sering menyendiri duduk dalam gelap
bersenandung nyanyian kasmaran
Dan tersenyum entah untuk siapa
Nampaknya engkau tengah mabuk kepayang
memahat langit dengan angan-angan
mengukir malam dengan bayang-bayang
Jangan hanya diam engkau simpan dalam duduk termenung
Malam yang engkau sapa lewat tanpa jawab
Bersikaplah jujur dan terbuka
Tumpahkanlah perasaan yang sarat dengan cinta yang panas bergelora
Barangkali takdir tengah bicara
Telah datang seorang lelaki diperuntukkan buatmu
Dan pandangan matanya memang khusus buatmu
Mengapa engkau harus sembunyi dari kenyataan
Cinta kasih sejati kadang datang tak terduga
Bergegaslah bangun dari mimpi
Atau engkau akan kehilangan keindahan yang tengah engkau genggam
Anggap saja takdir tengah bicara
Ia datang dari langit buatmu dan pandangan matanya khusus buatmu
Engkau akan segera menyadari
Keadaannya tidaklah jauh berbeda
Takdir tengah bicara kepadanya
Ada yang tersentak dari dalam dadanya
Sejak ia bertemu denganmu gadis bermata lembut
Dan tatapanmu yang sejuk
Ia mengasingkan diri dari keriuhan
Merenungi keajaiban ruhaniah yang menggetarkan jiwanya
Bermalam-malam lewat tanpa jawab
Berharap-harap ia bertemu lagi denganmu
Menyusun angan-angan duduk berdua di bawah pohon cemara
Dan bercerita tentang sepasang burung yang bercumbu di atas dahan
Ia menyematkan kembang di rambut telinga kananmu
Lalu waktu yang engkau dan dia bayangkan pun tiba
Engkau bertemu dengannya berdiri di dekat duduknya
Tetapi ia hanya duduk terdiam
Engkaupun hanya berdiri terpaku berharap-harap
Ia berdiri mendekat ke hadapanmu dan menyapamu
Angin dan daunan dan waktu bercanda menunggu
Tetapi engkau dan dia tidak beranjak menyambut suara alam
Yang mengabarkan harapanmu terhadapnya
Dan mengabarkan hasratnya terhadapmu
Keraguanlah yang menyelimuti langkahmu
Engkau ragu keliru memahami pandangan matanya
Ketakutanlah yang menyelubungi langkahnya
Ia takut menemui kenyataanmu yang berbeda
Waktu berlalu dan engkau dan dia berlalu
Sejak ia berlalu dari hadapanmu
Sepi menggelayut di dalam dadamu dan rindu bayang-bayangnya
Sejak engkau berlalu dari hadapannya
Di dadanya bergelayut sepi dan rindu bayang-bayangmu
Engkau dan dia memang tidak seperti kanak-kanak lagi
Kanak-kanak tidak pandai berdusta apalagi terhadap perasaan di dada
Kanak-kanak yang begitu jujur tentang apa yang disukainya atau
dibencinya
Dan disampaikannya dengan tanpa beban
Sedang engkau menyembunyikan darinya
Perasaanmu yang bergelora
Dan dia menyembunyikan darimu
Hasratnya yang membara
Kedua-duanya bersembunyi dibalik harga diri
Mengapa engkau dan dia tidak bersegera mengikuti panggilan jiwa
Yang disatukan Tangan Gaib dalam cinta
Anugerah yang mengejawantah dalam dirimu dan dirinya
Pabila cinta telah memanggilmu ikutilah jalannya
Meski dibalik sayapnya yang anggun
Tersimpan pedang tajam melukaimu
Yakinlah anugerah gaibNya akan membimbing engkau dan dia
Dalam perjalanan yang menggembirakan betapa pun jauhnya
Apabila anugerah cinta telah melingkupi jiwamu dan jiwanya
Maka atas kehendakNya engkau dan dia akan dipertemukan
Betapapun engkau tidak menginginkan
Atau dia tidak menghendaki
Apabila hanya hasrat dan gelora nafsu yang melingkupi jiwamu dan
jiwanya
Maka atas kehendakNya engkau dan dia akan dipisahkan
Betapapun engkau ingin menemukannya
Atau dia ingin menemukanmu
Sesungguhnya atas kehendakNyalah engkau dan dia dipertemukan atau
dipisahkan
Nampaknya kegelisahanmu dan hasratnya
Hendak dipertemukan olehNya dalam cinta
Sehingga waktu membuatmu sering berhadapan dengannya
Dan ruang sering menempatkannya di dekatmu
Lalu engkau dan dia menjadi lebih mudah berbicara
Dan mendekatkan jiwamu dengan jiwanya
Sampai tiba waktu yang engkau dan dia tunggu
Benih yang dianugerahkan untukmu dan untuknya
Telah mulai bersemi dan tumbuh sebagai pohon cinta dengan cepatnya
Kalian menjadi sepasang kekasih yang saling mengikat janji setia
Sepasang kekasih saling menumpahkan perasaan
Mengikat waktu dengan memadu rindu
Saling bercerita tentang kegembiraan
Saling bercerita tentang kesedihan
Saling membagi tentang harapan dan beban
Memupuk pohon cinta dengan terbuka
Kepercayaan dan keikhlasan tentang hidup yang nampak atau tersembunyi
Memberikan dengan segala kerelaan kesempatan dan dukungan
Meminta dengan lembut pembelaan dan perlindungan
Memberikan pengertian dengan sepenuh hati dan pikiran
Sepasang kekasih saling menjaga dan memelihara
Karena ada kalanya di tengah waktu
Datang masa-masa yang mengganggu dan membingungkan
Menjadi masalah dan kemarahan
Lalu seperti kanak-kanak kalian saling membenci
Tentang keadaannya yang tidak engkau inginkan
Tentang keadaanmu yang tidak dia inginkan
Lalu seperti kanak-kanak kalian saling berdiam
Tentang ketidakmengertiannya terhadap keinginanmu
Tentang ketidakmengertianmu terhadap keinginannya
Anugerah cinta, harapan dan kedewasaan yang membimbing kalian
Membawamu kembali mendekat kepadanya
Membawanya kembali mendekat kepadamu
Lalu kalian saling bercerita
Tentang pemeliharaan dan penjagaan sepasang kekasih
Lalu kalian saling mengingatkan tentang pohon cinta yang kalian
ikrarkan
Di sepanjang perjalanan selalu datang kabut
Mengaburkan pandangan dan menghalangi tujuan hidup
Kekuatanmu dan kekuatannya dan anugerah cinta yang dapat
membersihkannya
Maka hanya kepadaNya berlindung dan berserah diri
Sepasang kekasih memohon penjagaan dan pemeliharaan
Sepasang kekasih memohon limpahan kasih sayang
Pohon cinta tumbuh subur dan semakin dewasa
Akarnya semakin kuat dan pokoknya semakin kokoh
Daunnya semakin rimbun meneduhi
Pohon dewasa yang siap berbunga dan berbuah
Dalam jiwamu mulai tumbuh perasaan-perasaan baru
Tentang tujuan dan harapan pohon cinta
Akankah ini berbunga dan berbuah dengan lebatnya
Engkau menjadi putik benih bagi hidup baru
Dan dia menjadi sari menghidupkan benih
Dalam jiwanya mulai tumbuh gagasan-gagasan baru
Tentang kedewasaan pohon cinta dan tujuan dan harapannya
Akankah ini berbunga dan berbuah dengan lebatnya
Akankah dia menikmatinya bermusim-musim
Malam-malam berlalu tanpa jawab
Kegelisahanmu dan kegundahannya dipertemukan dalam diam
Engkau tidak tahu bagaimana memulai kata ungkapan tentang perasaanmu
yang baru
Dia tidak tahu bagaimana menceritakan gagasannya yang baru
Kedewasaanmu dan kedewasaannya mendapat ujian
Menghadapi kenyataan dengan terbuka dan jujur
Bermalam-malam berlalu dengan doa
Engkau dan dia berdoa
Ya Allah,
Bersihkanlah diriku, jernihkanlah pikiranku, beningkanlah hatiku
Tunjukkanlah kepadaku keyakinan yang benar
Pilihkanlah bagiku asal yang baik dan akhir yang baik
Sampai tiba waktunya
Engkau dan dia dikuatkan
Saling membuka dan bercerita tentang hal yang sama
Dan kalian saling tertawa tentang kekakuan beberapa masa sebelumnya
Kalian saling memantapkan harapan dan tujuan
Kalian saling mengingatkan tanggungjawab dan kenyataan hidup
Kalian saling setuju hidup bersekutu
Maka atas KehendakNYa kalian dipersatukan
Atas NamaNya kalian menjadi Suami Istri dengan kasih sayang
Berjanji saling menjaga dan mengingatkan tentang kebaikan
Saling melindungi dan mendukung dalam kehidupan
Dan hidup menjadi lebih nyata dan membahagiakan
Begitulah kalian menjalani hidup bersekutu
Bulan-bulan berlimpah kegembiraan dan kesenangan
Memadu kasih dengan bahagia tanpa kesedihan dan kegelisahan
Seolah-olah hanya kalian berdua yang ada di dunia
Lalu waktu berjalan semakin panjang
Dan hidup menjadi semakin nyata
Keriuhan dan gejolak hidup menampakkan wujudnya
Engkau mengandung anakmu yang pertama
Lalu seperti mendapat jiwa lain bersemayam dalam tubuhmu
Engkau dan dia merasakan ikatan yang batin
Suamimu bergembira dan menjadi semakin dewasa
Sembilan bulan engkau menjaga anak dalam kandunganmu
Dengan susah payah yang bertumpuk
Ada kalanya engkau menyimpan marah dan kesal
Ada kalanya engkau begitu gembira dan bahagia
Penuh syukur dan doa kepadaNya
Ketika tiba saatnya
Beban kandungan semakin memuncak
Punggungmu semakin berat dan payah
Pinggangmu semakin pegal dan sulit bernapas
Anakmu mengabarkan waktunya semakin dekat
Dan engkau melahirkannya dengan kesulitan dan berat
Antara rasa hidup dan mati yang menyakitkan
Suamimu menjagamu dan menguatkanmu
Ketika suara tangis bayi terdengar
Manusia baru telah lahir di tengah-tengah keluargamu
Dan engkau merasakan kebahagiaan yang tinggi
Memeluk bayi basah begitu merah
Jiwamu penuh dengannya dan jiwanya mengenalimu sebagai ibunya
Udara seperti penuh malaikat-malaikat suci
Menyambut dengan doa kehadiran anakmu
Membisikkan kepadamu harapan-harapan dan janji dari Tuhan
Hidupmu menjadi begitu berharga dan mulia
Dan mendapat tempat istimewa di surgaNya
Engkau menjadi ibu
Suamimu menjadi bapak
Engkaupun mengasuh dan memeliharanya
Dengan kasih sayang yang berlimpah
Jiwamu terikat dengan jiwanya
Air susu yang engkau minumkan kepadanya
Menjadi air jiwa bagi anakmu
Dan kebahagiaannya meminum air susumu
Menjadi tali yang tidak pernah putus bagimu
Kemanapun engkau bepergian
Yang ada dalam hati dan pikiranmu hanyalah wajah mungilnya
Maka bila tiba waktu pulang
Engkau bergegas dan cepat-cepat hendak sampai rumah
Di halaman engkau dengar tangisnya
Ia mencium aroma tubuhmu lewat angin
Hatimu tersayat-sayat penuh dengan rasa rindu bergumpal-gumpal di
dadamu
Air susumu menetes karenanya
Tidak sabar engkau angkat dan engkau cium wajahnya
Disambutnya engkau dengan senyum dari mulut mungil
Dan mata lucu yang merasa aman pelindungnya telah datang
Diusap-usapnya dengan kedua tangan mungil kulit wajahmu yang lekat di
wajahnya
Seolah-olah dapat dipastikan olehnya halus kulit wajahmu
Matanya semakin berbinar
Mendapati air susumu yang segar dan menyehatkan
Dan hatimu semakin bersinar
Kebahagiaan yang bertumpuk di atas kebahagiaan
Engkau lupakan semua lelah dan payah yang engkau jalani
Menungguinya bermalam-malam tanpa tidur
Ketika merengek ia basah oleh ompol atau kotoran
Ketika menangis ia tengah malam haus atau lapar
Waktu terus berjalan
Engkau melihat anakmu tumbuh berkembang
Belajar berguling dan menengkurapkan tubuhnya
Belajar merangkak dan berjalan
Dan mengucapkan kata-katanya yang pertama
Engkau mengajarinya memanggilmu ibu
Dan memanggil suamimu bapak
Engkau mengajarinya tentang alam
Api itu panas es itu dingin
Obat itu menyembuhkan racun itu mematikan
Engkau mengajarinya makan dan memakai baju
Menyisirkan rambutnya
Sambil bersenandung lagu kesukaannya
Dan menggumam betapa eloknya anakmu
Kesukaanmu kepadanya bertambah-tambah
Ikatanmu terhadapnya semakin kuatnya
Sedikit saja ia luka terjatuh atau tersayat pisau
Engkau begitu khawatirnya
Seolah-olah darah yang tumpah itu adalah darahmu sendiri
Dan kulitmulah yang tersayat atau luka
Begitu sayangnya engkau kepadanya
Sehingga yang engkau ucapkan adalah rasa marah
Yang lalu rasa sedihmu sebab telah memarahinya
Membuatmu menggendongnya dan mengusap lembut lukanya
Dengan obat yang paling lunak tetapi menyembuhkan
Engkau melihat anakmu tumbuh semakin dewasa
Dan menghadapi hidup dengan jalannya sendiri
Engkau semakin kesulitan menghadapinya
Seolah-olah ia tidak dapat mengerti keinginanmu
Dan engkau tidak lagi mengerti keinginannya
Ia hidup dengan teman-temannya sendiri
Berbicara sedikit denganmu dan dengan suamimu
Ia seolah-olah semakin jauh
Engkau bimbang dan gagap menghadapi dunianya yang berubah
Rasa cintamu kepadanya begitu ingin
Mengikatnya dalam rengkuhanmu
Mengamankannya dalam dekapanmu
Menggendong dan mengelus wajahnya seperti ketika ia kecil
Sedang gagasanmu tentang tantangan hidupnya begitu ingin
Membebaskannya melakukan pencarian
Mendukungnya tumbuh dan belajar menghadapi masa depannya
Melepaskannya untuk hidup dalam masanya
Sampai tiba waktunya ia benar-benar menjadi dewasa
Dan memahami duniamu dengan lebih leluasa
Dan engkau memahami dunianya dengan lebih lega
Percaya dan ikhlas tentangnya
Yakin karena engkau telah membimbingnya dengan benar
Maka engkau berdoa untuk anakmu setiap malam dalam sujud
Ya, Allah,
Tunjukkanlah kepada anakku jalan yang benar
Dekatkanlah ia kepada jalanMu
Bimbinglah ia, jagalah ia, lindungilah ia
Berikanlah kepadanya keteguhan dan keyakinan yang kuat
Tabahkanlah ia menghadapi hidup
Dan sabarkanlah kami dan bimbinglah kami orang tuanya
Ya Allah,
Kami berserah diri kepadaMu
Tiba waktu bagi anakmu menemukan kekasihnya
Seperti engkau ketika muda
Engkau begitu ingin melihat kekasihnya
Dililit rasa cemburu karena perhatiannya kepadamu
Tidak lagi seperti dahulu
Ia lebih banyak bersama kekasihnya daripada bersamamu
Dan ketika bersamamu
Ia lebih banyak bercerita tentang kekasihnya daripada tentangmu
Engkau merasa akan tiba waktunya
Dan ketika anakmu menikahi kekasihnya
Waktu pun tiba
Engkau berpisah dengannya
Anakmu menjalani hidup sendiri
Mendiami rumahnya sendiri
Bersama dengan istrinya seperti engkau dahulu
Dan hidupmu seolah-olah kesepian
Waktu terus berputar
Dan kalian berdua menjadi begitu tua
Rambut memutih dan tubuh melemah
Kenangan berjalan satu-satu di depan mata
Engkau menjadi memiliki kesadaran dan memahami
Hidup ini bisa begitu mudah atau rumit
Tergantung bagaimana engkau melihat dan menjalaninya
Sekarang engkau telah tua sehingga engkau melihat
Apa yang dahulunya engkau anggap
Sebagai kerumitan dan kesulitan yang besar
Ternyata hanyalah hal yang sederhana dan mudah saja
Ternyata engkau lahir bukan untuk bersiap-siap menghadapi hidup
Engkau lahir adalah untuk hidup dan menjalani hidup
Engkau lalu menjadi begitu pasrah dan ikhlas
Menerima waktu yang semakin habis
Tubuhmu menjadi sakit dan terbaring di dipan
Anak-anakmu yang dekat maupun yang jauh berdatangan
Berdoa dan memohonkan ampun di samping dipan
Mengantarkanmu memenuhi waktu terakhir
Sampai akhirnya engkau pergi meninggalkan dunia dengan tenang
Anak-anakmu bahagia
Melihatmu tersenyum dengan tenang di saat terakhir
Menandakan keberhasilanmu menjalani hidup
Mereka mendoakan
Hidupmu lebih bahagia dan tenang
Di alam yang lebih kekal
Mereka bangga terhadapmu.
Yang sedang bertanya-tanya
Tentang masa depan yang tersembunyi dan terbayang begitu jauh
Berharap-harap tentang hidup yang sedang dan akan dihadapinya
Anak-anakku,
yang sedang mencari keyakinan jiwa
Terhadap jiwa lain yang menjadi pasangan jiwanya
Anak-anakku,
Yang sedang gelisah
Menjalani hidup yang penuh ketidakpastian
Dan godaan-godaan yang memberatkan
Anak-anakku,
Yang semakin dewasa
Dan penuh dengan beban tanggungjawab kehidupan
Aku berdoa untuk kalian
Ya Allah,
Karuniakanlah kebajikan dan keteguhan hati kepada mereka
Jiwa-jiwa yang sedang tumbuh dewasa
Bersihkanlah jiwa mereka
Masukkanlah mereka dalam lindunganMu dan pemeliharaanMu
Anakku,
Pada mulanya engkau dan dia bertemu dalam ketidaksengajaan
Karena sejak mulanya adalah engkau dan dia dipertemukan
Oleh Tangan Gaib yang mengatur kehidupan
Dan sejak engkau bertemu lelaki bermata kuat
Dengan tatapannya yang tajam
Ada yang tersentak dari dalam dadamu
Engkau sering menyendiri duduk dalam gelap
bersenandung nyanyian kasmaran
Dan tersenyum entah untuk siapa
Nampaknya engkau tengah mabuk kepayang
memahat langit dengan angan-angan
mengukir malam dengan bayang-bayang
Jangan hanya diam engkau simpan dalam duduk termenung
Malam yang engkau sapa lewat tanpa jawab
Bersikaplah jujur dan terbuka
Tumpahkanlah perasaan yang sarat dengan cinta yang panas bergelora
Barangkali takdir tengah bicara
Telah datang seorang lelaki diperuntukkan buatmu
Dan pandangan matanya memang khusus buatmu
Mengapa engkau harus sembunyi dari kenyataan
Cinta kasih sejati kadang datang tak terduga
Bergegaslah bangun dari mimpi
Atau engkau akan kehilangan keindahan yang tengah engkau genggam
Anggap saja takdir tengah bicara
Ia datang dari langit buatmu dan pandangan matanya khusus buatmu
Engkau akan segera menyadari
Keadaannya tidaklah jauh berbeda
Takdir tengah bicara kepadanya
Ada yang tersentak dari dalam dadanya
Sejak ia bertemu denganmu gadis bermata lembut
Dan tatapanmu yang sejuk
Ia mengasingkan diri dari keriuhan
Merenungi keajaiban ruhaniah yang menggetarkan jiwanya
Bermalam-malam lewat tanpa jawab
Berharap-harap ia bertemu lagi denganmu
Menyusun angan-angan duduk berdua di bawah pohon cemara
Dan bercerita tentang sepasang burung yang bercumbu di atas dahan
Ia menyematkan kembang di rambut telinga kananmu
Lalu waktu yang engkau dan dia bayangkan pun tiba
Engkau bertemu dengannya berdiri di dekat duduknya
Tetapi ia hanya duduk terdiam
Engkaupun hanya berdiri terpaku berharap-harap
Ia berdiri mendekat ke hadapanmu dan menyapamu
Angin dan daunan dan waktu bercanda menunggu
Tetapi engkau dan dia tidak beranjak menyambut suara alam
Yang mengabarkan harapanmu terhadapnya
Dan mengabarkan hasratnya terhadapmu
Keraguanlah yang menyelimuti langkahmu
Engkau ragu keliru memahami pandangan matanya
Ketakutanlah yang menyelubungi langkahnya
Ia takut menemui kenyataanmu yang berbeda
Waktu berlalu dan engkau dan dia berlalu
Sejak ia berlalu dari hadapanmu
Sepi menggelayut di dalam dadamu dan rindu bayang-bayangnya
Sejak engkau berlalu dari hadapannya
Di dadanya bergelayut sepi dan rindu bayang-bayangmu
Engkau dan dia memang tidak seperti kanak-kanak lagi
Kanak-kanak tidak pandai berdusta apalagi terhadap perasaan di dada
Kanak-kanak yang begitu jujur tentang apa yang disukainya atau
dibencinya
Dan disampaikannya dengan tanpa beban
Sedang engkau menyembunyikan darinya
Perasaanmu yang bergelora
Dan dia menyembunyikan darimu
Hasratnya yang membara
Kedua-duanya bersembunyi dibalik harga diri
Mengapa engkau dan dia tidak bersegera mengikuti panggilan jiwa
Yang disatukan Tangan Gaib dalam cinta
Anugerah yang mengejawantah dalam dirimu dan dirinya
Pabila cinta telah memanggilmu ikutilah jalannya
Meski dibalik sayapnya yang anggun
Tersimpan pedang tajam melukaimu
Yakinlah anugerah gaibNya akan membimbing engkau dan dia
Dalam perjalanan yang menggembirakan betapa pun jauhnya
Apabila anugerah cinta telah melingkupi jiwamu dan jiwanya
Maka atas kehendakNya engkau dan dia akan dipertemukan
Betapapun engkau tidak menginginkan
Atau dia tidak menghendaki
Apabila hanya hasrat dan gelora nafsu yang melingkupi jiwamu dan
jiwanya
Maka atas kehendakNya engkau dan dia akan dipisahkan
Betapapun engkau ingin menemukannya
Atau dia ingin menemukanmu
Sesungguhnya atas kehendakNyalah engkau dan dia dipertemukan atau
dipisahkan
Nampaknya kegelisahanmu dan hasratnya
Hendak dipertemukan olehNya dalam cinta
Sehingga waktu membuatmu sering berhadapan dengannya
Dan ruang sering menempatkannya di dekatmu
Lalu engkau dan dia menjadi lebih mudah berbicara
Dan mendekatkan jiwamu dengan jiwanya
Sampai tiba waktu yang engkau dan dia tunggu
Benih yang dianugerahkan untukmu dan untuknya
Telah mulai bersemi dan tumbuh sebagai pohon cinta dengan cepatnya
Kalian menjadi sepasang kekasih yang saling mengikat janji setia
Sepasang kekasih saling menumpahkan perasaan
Mengikat waktu dengan memadu rindu
Saling bercerita tentang kegembiraan
Saling bercerita tentang kesedihan
Saling membagi tentang harapan dan beban
Memupuk pohon cinta dengan terbuka
Kepercayaan dan keikhlasan tentang hidup yang nampak atau tersembunyi
Memberikan dengan segala kerelaan kesempatan dan dukungan
Meminta dengan lembut pembelaan dan perlindungan
Memberikan pengertian dengan sepenuh hati dan pikiran
Sepasang kekasih saling menjaga dan memelihara
Karena ada kalanya di tengah waktu
Datang masa-masa yang mengganggu dan membingungkan
Menjadi masalah dan kemarahan
Lalu seperti kanak-kanak kalian saling membenci
Tentang keadaannya yang tidak engkau inginkan
Tentang keadaanmu yang tidak dia inginkan
Lalu seperti kanak-kanak kalian saling berdiam
Tentang ketidakmengertiannya terhadap keinginanmu
Tentang ketidakmengertianmu terhadap keinginannya
Anugerah cinta, harapan dan kedewasaan yang membimbing kalian
Membawamu kembali mendekat kepadanya
Membawanya kembali mendekat kepadamu
Lalu kalian saling bercerita
Tentang pemeliharaan dan penjagaan sepasang kekasih
Lalu kalian saling mengingatkan tentang pohon cinta yang kalian
ikrarkan
Di sepanjang perjalanan selalu datang kabut
Mengaburkan pandangan dan menghalangi tujuan hidup
Kekuatanmu dan kekuatannya dan anugerah cinta yang dapat
membersihkannya
Maka hanya kepadaNya berlindung dan berserah diri
Sepasang kekasih memohon penjagaan dan pemeliharaan
Sepasang kekasih memohon limpahan kasih sayang
Pohon cinta tumbuh subur dan semakin dewasa
Akarnya semakin kuat dan pokoknya semakin kokoh
Daunnya semakin rimbun meneduhi
Pohon dewasa yang siap berbunga dan berbuah
Dalam jiwamu mulai tumbuh perasaan-perasaan baru
Tentang tujuan dan harapan pohon cinta
Akankah ini berbunga dan berbuah dengan lebatnya
Engkau menjadi putik benih bagi hidup baru
Dan dia menjadi sari menghidupkan benih
Dalam jiwanya mulai tumbuh gagasan-gagasan baru
Tentang kedewasaan pohon cinta dan tujuan dan harapannya
Akankah ini berbunga dan berbuah dengan lebatnya
Akankah dia menikmatinya bermusim-musim
Malam-malam berlalu tanpa jawab
Kegelisahanmu dan kegundahannya dipertemukan dalam diam
Engkau tidak tahu bagaimana memulai kata ungkapan tentang perasaanmu
yang baru
Dia tidak tahu bagaimana menceritakan gagasannya yang baru
Kedewasaanmu dan kedewasaannya mendapat ujian
Menghadapi kenyataan dengan terbuka dan jujur
Bermalam-malam berlalu dengan doa
Engkau dan dia berdoa
Ya Allah,
Bersihkanlah diriku, jernihkanlah pikiranku, beningkanlah hatiku
Tunjukkanlah kepadaku keyakinan yang benar
Pilihkanlah bagiku asal yang baik dan akhir yang baik
Sampai tiba waktunya
Engkau dan dia dikuatkan
Saling membuka dan bercerita tentang hal yang sama
Dan kalian saling tertawa tentang kekakuan beberapa masa sebelumnya
Kalian saling memantapkan harapan dan tujuan
Kalian saling mengingatkan tanggungjawab dan kenyataan hidup
Kalian saling setuju hidup bersekutu
Maka atas KehendakNYa kalian dipersatukan
Atas NamaNya kalian menjadi Suami Istri dengan kasih sayang
Berjanji saling menjaga dan mengingatkan tentang kebaikan
Saling melindungi dan mendukung dalam kehidupan
Dan hidup menjadi lebih nyata dan membahagiakan
Begitulah kalian menjalani hidup bersekutu
Bulan-bulan berlimpah kegembiraan dan kesenangan
Memadu kasih dengan bahagia tanpa kesedihan dan kegelisahan
Seolah-olah hanya kalian berdua yang ada di dunia
Lalu waktu berjalan semakin panjang
Dan hidup menjadi semakin nyata
Keriuhan dan gejolak hidup menampakkan wujudnya
Engkau mengandung anakmu yang pertama
Lalu seperti mendapat jiwa lain bersemayam dalam tubuhmu
Engkau dan dia merasakan ikatan yang batin
Suamimu bergembira dan menjadi semakin dewasa
Sembilan bulan engkau menjaga anak dalam kandunganmu
Dengan susah payah yang bertumpuk
Ada kalanya engkau menyimpan marah dan kesal
Ada kalanya engkau begitu gembira dan bahagia
Penuh syukur dan doa kepadaNya
Ketika tiba saatnya
Beban kandungan semakin memuncak
Punggungmu semakin berat dan payah
Pinggangmu semakin pegal dan sulit bernapas
Anakmu mengabarkan waktunya semakin dekat
Dan engkau melahirkannya dengan kesulitan dan berat
Antara rasa hidup dan mati yang menyakitkan
Suamimu menjagamu dan menguatkanmu
Ketika suara tangis bayi terdengar
Manusia baru telah lahir di tengah-tengah keluargamu
Dan engkau merasakan kebahagiaan yang tinggi
Memeluk bayi basah begitu merah
Jiwamu penuh dengannya dan jiwanya mengenalimu sebagai ibunya
Udara seperti penuh malaikat-malaikat suci
Menyambut dengan doa kehadiran anakmu
Membisikkan kepadamu harapan-harapan dan janji dari Tuhan
Hidupmu menjadi begitu berharga dan mulia
Dan mendapat tempat istimewa di surgaNya
Engkau menjadi ibu
Suamimu menjadi bapak
Engkaupun mengasuh dan memeliharanya
Dengan kasih sayang yang berlimpah
Jiwamu terikat dengan jiwanya
Air susu yang engkau minumkan kepadanya
Menjadi air jiwa bagi anakmu
Dan kebahagiaannya meminum air susumu
Menjadi tali yang tidak pernah putus bagimu
Kemanapun engkau bepergian
Yang ada dalam hati dan pikiranmu hanyalah wajah mungilnya
Maka bila tiba waktu pulang
Engkau bergegas dan cepat-cepat hendak sampai rumah
Di halaman engkau dengar tangisnya
Ia mencium aroma tubuhmu lewat angin
Hatimu tersayat-sayat penuh dengan rasa rindu bergumpal-gumpal di
dadamu
Air susumu menetes karenanya
Tidak sabar engkau angkat dan engkau cium wajahnya
Disambutnya engkau dengan senyum dari mulut mungil
Dan mata lucu yang merasa aman pelindungnya telah datang
Diusap-usapnya dengan kedua tangan mungil kulit wajahmu yang lekat di
wajahnya
Seolah-olah dapat dipastikan olehnya halus kulit wajahmu
Matanya semakin berbinar
Mendapati air susumu yang segar dan menyehatkan
Dan hatimu semakin bersinar
Kebahagiaan yang bertumpuk di atas kebahagiaan
Engkau lupakan semua lelah dan payah yang engkau jalani
Menungguinya bermalam-malam tanpa tidur
Ketika merengek ia basah oleh ompol atau kotoran
Ketika menangis ia tengah malam haus atau lapar
Waktu terus berjalan
Engkau melihat anakmu tumbuh berkembang
Belajar berguling dan menengkurapkan tubuhnya
Belajar merangkak dan berjalan
Dan mengucapkan kata-katanya yang pertama
Engkau mengajarinya memanggilmu ibu
Dan memanggil suamimu bapak
Engkau mengajarinya tentang alam
Api itu panas es itu dingin
Obat itu menyembuhkan racun itu mematikan
Engkau mengajarinya makan dan memakai baju
Menyisirkan rambutnya
Sambil bersenandung lagu kesukaannya
Dan menggumam betapa eloknya anakmu
Kesukaanmu kepadanya bertambah-tambah
Ikatanmu terhadapnya semakin kuatnya
Sedikit saja ia luka terjatuh atau tersayat pisau
Engkau begitu khawatirnya
Seolah-olah darah yang tumpah itu adalah darahmu sendiri
Dan kulitmulah yang tersayat atau luka
Begitu sayangnya engkau kepadanya
Sehingga yang engkau ucapkan adalah rasa marah
Yang lalu rasa sedihmu sebab telah memarahinya
Membuatmu menggendongnya dan mengusap lembut lukanya
Dengan obat yang paling lunak tetapi menyembuhkan
Engkau melihat anakmu tumbuh semakin dewasa
Dan menghadapi hidup dengan jalannya sendiri
Engkau semakin kesulitan menghadapinya
Seolah-olah ia tidak dapat mengerti keinginanmu
Dan engkau tidak lagi mengerti keinginannya
Ia hidup dengan teman-temannya sendiri
Berbicara sedikit denganmu dan dengan suamimu
Ia seolah-olah semakin jauh
Engkau bimbang dan gagap menghadapi dunianya yang berubah
Rasa cintamu kepadanya begitu ingin
Mengikatnya dalam rengkuhanmu
Mengamankannya dalam dekapanmu
Menggendong dan mengelus wajahnya seperti ketika ia kecil
Sedang gagasanmu tentang tantangan hidupnya begitu ingin
Membebaskannya melakukan pencarian
Mendukungnya tumbuh dan belajar menghadapi masa depannya
Melepaskannya untuk hidup dalam masanya
Sampai tiba waktunya ia benar-benar menjadi dewasa
Dan memahami duniamu dengan lebih leluasa
Dan engkau memahami dunianya dengan lebih lega
Percaya dan ikhlas tentangnya
Yakin karena engkau telah membimbingnya dengan benar
Maka engkau berdoa untuk anakmu setiap malam dalam sujud
Ya, Allah,
Tunjukkanlah kepada anakku jalan yang benar
Dekatkanlah ia kepada jalanMu
Bimbinglah ia, jagalah ia, lindungilah ia
Berikanlah kepadanya keteguhan dan keyakinan yang kuat
Tabahkanlah ia menghadapi hidup
Dan sabarkanlah kami dan bimbinglah kami orang tuanya
Ya Allah,
Kami berserah diri kepadaMu
Tiba waktu bagi anakmu menemukan kekasihnya
Seperti engkau ketika muda
Engkau begitu ingin melihat kekasihnya
Dililit rasa cemburu karena perhatiannya kepadamu
Tidak lagi seperti dahulu
Ia lebih banyak bersama kekasihnya daripada bersamamu
Dan ketika bersamamu
Ia lebih banyak bercerita tentang kekasihnya daripada tentangmu
Engkau merasa akan tiba waktunya
Dan ketika anakmu menikahi kekasihnya
Waktu pun tiba
Engkau berpisah dengannya
Anakmu menjalani hidup sendiri
Mendiami rumahnya sendiri
Bersama dengan istrinya seperti engkau dahulu
Dan hidupmu seolah-olah kesepian
Waktu terus berputar
Dan kalian berdua menjadi begitu tua
Rambut memutih dan tubuh melemah
Kenangan berjalan satu-satu di depan mata
Engkau menjadi memiliki kesadaran dan memahami
Hidup ini bisa begitu mudah atau rumit
Tergantung bagaimana engkau melihat dan menjalaninya
Sekarang engkau telah tua sehingga engkau melihat
Apa yang dahulunya engkau anggap
Sebagai kerumitan dan kesulitan yang besar
Ternyata hanyalah hal yang sederhana dan mudah saja
Ternyata engkau lahir bukan untuk bersiap-siap menghadapi hidup
Engkau lahir adalah untuk hidup dan menjalani hidup
Engkau lalu menjadi begitu pasrah dan ikhlas
Menerima waktu yang semakin habis
Tubuhmu menjadi sakit dan terbaring di dipan
Anak-anakmu yang dekat maupun yang jauh berdatangan
Berdoa dan memohonkan ampun di samping dipan
Mengantarkanmu memenuhi waktu terakhir
Sampai akhirnya engkau pergi meninggalkan dunia dengan tenang
Anak-anakmu bahagia
Melihatmu tersenyum dengan tenang di saat terakhir
Menandakan keberhasilanmu menjalani hidup
Mereka mendoakan
Hidupmu lebih bahagia dan tenang
Di alam yang lebih kekal
Mereka bangga terhadapmu.
Rabu, 22 Juni 2011
Bagaimana Menjaga Percaya Diri
Menjaga percaya diri Anda adalah sangat sulit untuk dilakukan. Ketidakamanan dan ketakutan dapat berkontribusi pada kurangnya kepercayaan pada diri sendiri. Kita semua mengalami pasang surut, dan gelombang yang kita alami dalam kehidupan. Namun, ketika sesuatu yang buruk terjadi, sulit untuk menjaga kepercayaan diri Anda. Mungkin sulit untuk tetap percaya diri secara umum. Membangun kepercayaan memerlukan minat kuat dan tekad. Hal ini membutuhkan proses mental yang tepat.
Menjadi percaya diri dapat berkontribusi pada gaya hidup yang lebih baik. Mungkin klise kedengarannya, mendapatkan kepercayaan dimulai dengan memiliki kepercayaan diri pada diri sendiri. Jika Anda tidak percaya pada siapa Anda, maka cari tahu siapa Anda sebenarnya. Jika Anda tidak percaya pada diri sendiri, ada alasannya. Satu, Anda berbohong kepada diri sendiri. Dua, Anda tidak cukup menantang diri anda. Tiga, Anda tidak menerima kemungkinan dan hal-hal yang Anda mampu lakukan. Apakah Anda menantang diri dalam hidup? Apakah Anda hanya mengambil cara yang mudah? Apakah Anda dibutakan dengan apa yang Anda mampu? Karena Anda tidak bisa punya kepercayaan diri yang palsu. Ketidakamanan Anda akan terlihat pada akhirnya. Anda harus belajar untuk jujur dengan diri sendiri. Anda tidak bisa takut untuk melakukan apa yang sulit, karena takut hasilnya.
Anda harus memikirkan hal-hal dalam perspektif yang berbeda. Untuk apa yang kita menjalani hidup kita? Untuk siapakah kita menjalani hidup kita? Kita hanya punya tiket satu arah, tidak ada jalan untuk kembali. Jadi, daripada memikirkan semua alasan tentang bagaimana segalanya berjalan ke arah yang salah, mulailah berpikir tentang apa yang benar-benar harus dihilangkan. Anda tidak rugi apa pun. Karena Anda tidak terjebak dalam satu titik atau jangka waktu selamanya. Anda bergerak maju, dan itulah hidup. Waktu bergerak maju dan dapat bergerak melewati Anda. Untuk mendapatkan kepercayaan diri, artinya mengendalikan saat-saat dan peluang yang muncul dengan sendirinya. Anda hanya dapat mengontrol apa yang ada. Hal-hal itu ada untuk diambil. Raih dan tangkaplah. Rebut peluang dalam hidup dan jaga pikiran Anda tetap maju.
1. Cuci otak tentang teknik Anda berpikir.
Anda harus berlatih teknik-teknik berpikir positif. Khususnya ketika segala sesuatu berjalan buruk bagi Anda. Ini akan butuh waktu dan tekad. Beberapa orang hanya memiliki naluri alami untuk mengasumsikan yang terburuk. Blok apa yang salah, dan fokus pada apa yang bisa langsung dilakukan terlebih dahulu. Belajarlah untuk membalikkan mekanisme pemikiran Anda. Ambil napas dalam-dalam, santai, dan berpikir tentang alternatif-alternatif positif. Jangan sinis. Anda bisa membersihkan pikiran dan memperbaiki hal yang salah. Anda akan mengembangkan kepercayaan diri lebih banyak jika Anda dapat mulai berpikir seperti itu. Semua orang pernah mengalami kemunduran, tetapi menjadi lebih bertekad. Bila Anda mengalami kemunduran, inginkan sesuatu yang bahkan lebih. Miliki rasa haus sampai Anda mencapai hal yang Anda inginkan. Hal ini tidak datang dengan mudah.
Kebanggaan dan determinasi hanya akan terjadi dalam kepercayaan. Sulit untuk belajar bahwa kadang-kadang itu tergantung pada seberapa banyak Anda menginginkan sesuatu. Berapa banyak anda ingin memperbaiki diri sendiri. Jika Anda tidak berhenti, Anda tidak pernah gagal untuk sukses.
2. Tempatkan diri dalam situasi yang positif.
Kekuatan pikiran dapat melakukan banyak hal untuk menjaga percaya diri. Ketika sesuatu berjalan salah, Anda harus mengandalkan tekad untuk menjaga kepercayaan diri Anda. Apa yang membuat lebih mudah adalah ketika Anda menempatkan diri dalam situasi yang positif. Anda akan mengembangkan lebih banyak kebahagiaan dalam hidup Anda. Ketika Anda sangat tertekan dan depresi, sulit untuk menjaga percaya diri. Hampir tidak mungkin untuk melakukannya. Melakukan hal-hal yang membuat Anda merasa baik. Melakukan hal-hal yang membuat Anda tertawa dan menikmati hidup lebih. Nikmati kehidupan, atau jelajahi ketertarikan baru untuk membantu menjaga pikiran Anda tetap segar. Bereksperimen dalam hal-hal yang keluar dari zona kenyamanan Anda pasti akan mengembangkan lebih banyak percaya diri.
Pikirkan perubahan. Hanya perubahan halus, Anda tidak harus membuat perubahan drastis. Perubahan bisa menjadi sebuah konsep menakutkan, karena mengharuskan anda untuk pergi ke luar zona kenyamanan Anda. Ketidaktahuan melibatkan rasa takut, yang diterjemahkan menjadi kurang percaya diri. Untuk mendapatkan percayaan diri, Anda harus menghadapi ketakutan Anda. Ketakutan menyebabkan ketidakamanan dan kurang percaya diri. Jika Anda tidak dapat melawan setan dalam diri anda, Anda akan tetap panas dingin dengan emosi Anda dalam hidup. Anda akan terus saja ikut gelombang, dan emosi Anda akan bermain dalam situasi. Alih-alih melarikan diri dari masalah, hadapilah dengan sepenuh hati. Karena tidak peduli seberapa buruk masalah yang ada, tak ada yang dapat menghapus kenyataan bahwa anda tak kenal takut. Mulai membuat setiap menit dalam hidup Anda lebih bermakna. Karena hidup dapat berlalu begitu saja, kapan saja.
3. Jangan membebankan terlalu banyak tekanan dan pekerjaan ke dalam hidup Anda.
Terlalu banyak pekerjaan dan stres tidak akan membiarkan pikiran Anda memproses hal-hal yang efisien. Ini hanya dapat membantu namun meredam rasa percaya diri Anda secara mental. Jangan meremehkan keyakinan mental. Otak Anda membutuhkan perawatan yang tepat. Pikiran Anda perlu istirahat. Miliki jumlah yang sama antara pekerjaan dan sukacita ke dalam hidup Anda. Anda pasti perlu keseimbangan. Kerja dapat benar-benar baik untuk kepercayaan diri Anda. Terlalu banyak dapat menyebabkan stres, yang akan melukai rasa percaya diri Anda. Cobalah untuk menghindari stres lebih efektif dalam hidup Anda. Dengan menghindari hal-hal yang dapat menyebabkan stres, atau menangani stres sedikit lebih baik.
4. Lakukan istirahat mental.
Hal ini membutuhkan tidak hanya menjauhkan diri dari stres, tetapi istirahat secara umum. Istirahat dari segala sesuatu yang rutin dalam hidup Anda. Melakukan istirahat mental akan menghirup udara baru dan segar ke dalam hidup Anda. Yang memberikan kepercayaan pada diri sendiri. Ini bisa saja istirahat pada hal yang sangat sederhana. Sebagai contoh, daripada nonton tv, bacalah beberapa buku. Daripada mendengarkan rock n roll , dengarkan lagu pop. Melakukan rutinitas terlalu banyak menyebabkan kecemasan dan depresi dalam kehidupan orang.
5. Belajarlah untuk menyesuaikan diri dengan kritik.
Menyesuaikan diri dengan kritik dan komentar penuh kebencian yang dilemparkan cara Anda. Memang ini sulit, tidak ada yang suka mendengar umpan balik negatif tentang diri mereka sendiri. Apa yang dikatakan tentang Anda, tidak menampilkan siapa Anda. Apa yang menampilkan siapa Anda adalah bagaimana Anda membawa diri dalam hidup. Gunakan kritik untuk beberapa hal. Untuk contoh, gunakan untuk memotivasi diri sendiri. Tidakkah Anda marah ketika seseorang merendahkan Anda? Kemudian tunjukkan kepada mereka dengan membuktikan bahwa mereka salah. Lebih penting lagi, buktikan sesuatu kepada diri sendiri lebih daripada orang lain. Karena pada akhirnya, itu semua yang terpenting. Anda harus menetapkan integritas diri tingkat tinggi dan mengatur apa yang cukup baik untuk Anda.
Anda tidak dapat mengizinkan orang lain untuk mempengaruhi rasa percaya diri Anda. Itu adalah masalah yang kita lihat dalam budaya kita dewasa ini. Semua orang mengikuti kode masyarakat tertentu, dan mereka mengembangkan kepercayaan diri dari apa yang menurut orang lain itu baik. Jadilah lebih dari siapa Anda, dan bukan apa yang dikatakan masyarakat tentang bagaimana Anda seharusnya. Karena Anda tidak jujur pada diri Anda saat Anda mengikuti orang lain. Bukankah Anda lebih suka memimpin, daripada mengikuti? Berapa banyak percaya diri yang dapat Anda miliki saat anda membiarkan orang lain mendikte Anda ? Anda hanya sedang dibentuk menjadi sesuatu yang diinginkan masyarakat dan orang lain. Apakah itu caranya Anda ingin menjalani hidup? Hidup sesuai dengan bagaimana yang orang lain katakan?
Setiap orang memiliki pandangan yang berbeda, jadi tidak ada gunanya. Merasa tidak aman benar-benar berlebihan, ketika Anda keluar dari persamaan. Anda lihat sebenarnya tidak ada gunanya untuk merasa seperti itu.
6. Lakukan hal-hal yang Anda nikmati dan temukan hobi dalam hidup Anda.
Anda mungkin bisa memiliki banyak waktu yang berharga, dengan hanya menyatakan untuk menemukan semangat dalam hidup. Itu bisa jadi agama, cinta, hobi, intinya temukan sesuatu. Menemukan hobi dalam hidup Anda adalah cara sehat untuk mengembangkan lebih percaya diri. Ini cukup sederhana, karena itu sesuatu yang Anda suka lakukan. Membawa sukacita dan kesenangan dalam hidup memberi Anda ketenangan pikiran. Ini memberi anda rasa percaya diri lebih dari yang mungkin Anda sadari.
Menjelajah dalam hal-hal yang memberikan kesenangan Anda akan memberi Anda lebih percaya diri. Ketika Anda merasa sukacita, Anda akan kurang berpikir tentang masalah Anda. Anda kurang berpikir tentang keraguan atau ketakutan. Anda hanya menjalani hidup Anda, dan mulai mengatasi rintangan dalam hidup Anda seolah-olah mereka itu rutin dan otomatis.
Selasa, 21 Juni 2011
Selama Kekayaan Alam Dirampas Asing Indonesia Akan Terus Miskin
Posted on Juni 30, 2009 by A Nizami
Kenapa Pesawat dan Helikopter TNI Indonesia sering jatuh sehingga lebih dari 150 orang tewas di tahun 2008-2009?
Kenapa 120 juta rakyat Indonesia hidup dalam kemiskinan (versi Bank Dunia)?
Kenapa meski SD-SMP gratis tapi SMU dan Perguruan Tinggi Negeri justru mahal dan tidak terjangkau bagi rakyat miskin?
Kenapa pelayanan kesehatan umum di Indonesia sangat mahal dan tidak terjangkau?
Kenapa korupsi merajalela di Indonesia?
Kenapa rel kereta api dan kabel telpon dicuri?
Kenapa penculikan anak sering terjadi, begitu pula perampokan yang tak jarang menimbulkan korban jiwa?
Kenapa Hutang Luar Negeri Indonesia terus meningkat dari Rp 1.200 trilyun di tahun 2004 jadi Rp 1.600 trilyun di tahun 2009?
Kenapa Indonesia selalu bergantung pada Investor Asing dan jika tak ada Investor Asing datang maka pembangunan tidak berjalan?
Jawaban dari semua pertanyaan di atas adalah karena Indonesia tidak punya cukup uang.
Akibatnya, mayoritas rakyat Indonesia
hidup dalam kemiskinan. Sebagian dari mereka terpaksa mencuri, menculik,
merampok dan sebagainya untuk mendapatkan uang. Seorang anggota Kapak
Merah yang didor polisi berkata, “Biarlah saya ditembak mati. Habis saya
cuma lulus SD. Cari kerja susah. Jadi merampok guna mendapatkan uang”
Pemerintah tidak bisa membeli pesawat
dan helikopter baru untuk menggantikan pesawat dan helikopter lama yang
umurnya sudah 30 tahun lebih. Pemerintah hanya bisa memberi bantuan Rp
100 ribu/bulan untuk kurang dari 40 juta rakyat Indonesia. Itu pun BLT
tidak bisa berjalan rutin setiap bulan. Pemerintah tidak bisa membiayai
penuh pendidikan dan kesehatan sehingga mayoritas rakyat Indonesia meski
tergolong miskin versi Bank Dunia harus membayar mahal untuk pendidikan
dan kesehatan.
Dengan mahalnya biaya pendidikan di SMU
dan Perguruan Tinggi Negeri, maka jika zaman ORBA mayoritas rakyat
lulusan SMA, maka dalam 5-10 tahun mendatang jika kebijakan Ekonomi
tidak berubah rata-rata pendidikan hanya lulus SMP saja.
Karena pemerintah tidak punya cukup
uang, maka terpaksa harus berhutang dan menggantungkan pada datangnya
Investor Asing. Jika tidak, pembangunan tidak akan jalan. Menurut
penganut paham Ekonomi Neoliberalisme tanpa hutang tidak mungkin ada
pembangunan. Padahal kalau hutang sudah membukit dan si peminjam sampai
mendikte bangsa Indonesia untuk menyerahkan kekayaan alam dan menjual
BUMN yang dimiliki serta menaikkan berbagai harga yang menyengsarakan
rakyat, itu sudah tidak sehat lagi.
Hutang Indonesia yang sudah mencapai 68%
dari GNP jelas sudah sangat besar dibanding Singapura yang hanya 14%,
Arab Saudi 11%, Iran 8%, atau bahkan Malta yang 0%! Jangan “Besar Pasak
daripada Tiang!” begitu kata-kata yang bijak dari nenek moyang kita.
Korupsi merajalela di negara kita karena
gaji pejabat dan pegawai negeri di Indonesia sangat kecil. Menurut
seorang staf Bappenas, GAJI POKOK pejabat tertinggi hanya Rp 3 juta.
Padahal di AS, gaji pengantar Pizza saja yang menurut ukuran sana
miskin, mencapai Rp 14 juta. Itu pun belum termasuk Tips!
Gaji Presiden Indonesia kurang dari Rp
70 juta/bulan. Kekayaan Presiden SBY “hanya” RP 8,5 milyar! Padahal gaji
CEO Chevron (satu perusahaan migas asing yang beroperasi di Indonesia)
mencapai US$ 7,8 juta/tahun atau Rp 7,1 milyar/bulan. Artinya dalam 30
tahun masa kerja, CEO perusahaan migas asing ini pendapatannya mencapai
Rp 2,5 trilyun! Itu baru satu orang. Kalau Direksi ada 5 orang dan
komisaris ada 5 orang, semuanya bisa mendapat Rp 12 trilyun. Darimana
uang untuk menggaji mereka sebesar itu? Di antaranya ya dari minyak dan
gas Indonesia!
Coba anda bayangkan, jika Dirut
perusahaan migas asing total gajinya mencapai Rp 2,5 trilyun, sementara
Dirut BUMN Pertamina hanya Rp 100 juta/bulan atau Rp 36 milyar, mana
yang lebih banyak mengambil uang dari kekayaan alam Indonesia? Tentu
Dirut perusahaan asing bukan? Bahkan seandainya Dirut BUMN itu korupsi
Rp 1 trilyun pun tetap saja lebih banyak uang yang diambil Dirut
perusahaan asing dari bumi Indonesia dengan gaji raksasanya yang
“legal.”
Silahkan lihat Daftar Perusahaan Terkaya versi Forbes 500:
1. Exxon Mobil, pendapatan $390.3 billion/tahun, gaji CEO, Rex W. Tillerson, $4.12M/tahun
3. Shell, pendapatan $355.8 billion/tahun, gaji CEO, Jeroen van der Veer, €7,509,244
4. British Petroleum, pendapatan $292 billion/tahun, gaji CEO, Tony Hayward, $4.73M
6. Total S.A., pendapatan $217.6
7. Chevron Corp., pendapatan 214.1 billion/tahun, gaji CEO, David J. O’Reilly, $7.82M
8. Saudi Aramco (BUMN Saudi), pendapatan $197.9 billion/tahun
10. ConocoPhillips, pendapatan $187.4 billion/tahun, gaji CEO, James Mulva, $6.88M
Total dari perusahaan itu saja (10
perusahaan teratas versi Forbes 500) yang juga beroperasi di Indonesia
mengelola kekayaan alam kita, itu US$ 1.655 milyar atau sekitar 17 ribu
trilyun/tahun. Di antaranya berasal dari kekayaan alam Indonesia. Jumlah
itu 17 kali lipat dari APBN Indonesia tahun 2009 yang hanya mencapai Rp
1.037 Trilyun.
Dari data di atas, cukup aneh jika
Indonesia yang katanya untuk Migas dapat 85% (kalau Pertambangan lain
Indonesia memang cuma dapat 15%) dan asing cuma 15% ternyata dapat tidak
lebih dari Rp 350 trilyun/tahun dari Migas sementara 6 perusahaan migas
tersebut yang “cuma” dapat 15% bisa mendapat Rp 17.000 Trilyun! Atau
5.600% lebih! Menurut nalar saya itu tidak masuk di akal.
Itu belum dari berbagai perusahaan lain
seperti Freeport, Newmont, BHP, dsb yang menguasai emas, perak, tembaga,
nikel, dsb di Indonesia. Bisa jadi total penerimaan mereka sekitar Rp
30 Ribu Trilyun/tahun.
Ada yang menyebut bahwa selain yang 15%
itu, pihak asing juga mengklaim “Cost Recovery” untuk eksplorasi migas
dan juga operasional sehingga besarnya bisa mencapai 30-40%. Selain itu
besar migas yang diproduksi juga tidak jelas. Amien Rais berkata, “Jika
dari perusahaan migas langsung gasnya disalurkan melalui pipa ke
Singapura, bagaimana kita tahu berapa gas yang sebenarnya diproduksi?”
Perbedaan signifikan besarnya angka
pendapatan yang diperoleh 6 perusahaan Migas dengan minimnya pendapatan
yang diperoleh bangsa Indonesia harusnya menjadi satu indikasi yang
harus diinvestigasi.
Freeport yang sekedar “Tukang Cangkul”
di Papua mendapat royalti emas dan perak sebesar 99%, sementara lebih
dari 230 juta rakyat Indonesia yang merupakan pemilik tambang emas dan
perak cuma diberi 1%. Menkeu Agus Martowardojo juga menyatakan bahwa ada
ilegal ekspor tambang. Penambang asing cuma mengaku mengekspor 5 juta
ton hasil tambang. Sementara data impor tambang tersebut di luar negeri
dari Indonesia mencapai 20 juta ton:
Jadi jika ternyata yang diakui asing
jumlahnya cuma 1/4, dan dari 1/4 itu Indonesia hanya diberi 1%,
Indonesia itu cuma dapat 0,25% dari hasil tambang emas, perak, dsb.
Inilah sebabnya kenapa negeri Indonesia yang kaya dengan hasil alamnya,
ternyata mayoritas rakyatnya hidup miskin dan melarat.
Arab Saudi cukup cerdas menasionalisasi
perusahaan Aramco tahun 1974. Tahun 1970-an, Arab Saudi masih termasuk
negara miskin. Kekayaan alam mereka berupa minyak tidak dapat
mensejahterakan mereka karena dikuasai perusahaan AS, Aramco. Namun
sejak raja Faisal menasionalisasi Aramco, maka seluruh hasil minyak
dapat dinikmati oleh rakyat Saudi Arabia. Jumlah uang yang masuk untuk
pembangunan pun berlimpah sehingga listrik di sana gratis, sementara
bensin cuma Rp 1700/liter. Ini jauh lebih murah ketimbang Indonesia yang
Rp 4.500/liter saja sudah ribut soal kurangnya subsidi karena 90% migas
kita dikuasai perusahaan migas asing.
Chavez presiden Venezuela juga
menasionalisasi perusahaan migas di sana sehingga Venezuela yang
merupakan negara penghutang terbesar, sekarang rasio hutangnya hanya
kurang dari 40% total GDPnya. Di bawah Indonesia yang rasio hutangnya
sudah mencapai 68% dari GDP dan terus bertambah sekitar Rp 100
trilyun/tahun. Kuwait dan Qatar juga mengandalkan BUMN mereka untuk
mengelola kekayaan alamnya sehingga tidak bocor ke asing.
Akibatnya negara mereka makmur. Ketika
saya tinggal di Arab Saudi selama 6 bulan di rumah satu warga negaranya,
di sana bukan cuma bensin lebih murah, tapi sekolah, listrik, rumah
sakit gratis. Bahkan di sana kalau kuliah diberi uang saku.
Negara-negara yang maju/makmur seperti
AS, Inggris, Perancis, Arab Saudi, Qatar, Kuwait, dsb itu tidak pernah
menyerahkan kekayaan alam mereka ke asing. Mereka mengelola sendiri
kekayaan alam mereka. Qatar dan Kuwat meski SDMnya sedikit, mereka tetap
buat BUMN sendiri. Tenaga ahli mereka cari dari luar negeri termasuk
dari Indonesia. Coba lihat Kompas Sabtu-Minggu di kolom lowongan kerja,
banyak iklan lowongan kerja dari BUMN Qatar, Kuwait, dsb yang mencari
ahli migas dari Indonesia. Dan memang SDM Migas Indonesia cukup ahli dan
melimpah karena sebagian besar pekerja di perusahaan migas asing di
Indonesia juga merupakan putra-putri Indonesia.
Bahkan Malaysia pun yang serumpun dengan
kita dengan jumlah penduduk lebih sedikit dan di bawah kita kualitas
SDMnya tetap mengelola sendiri migas mereka via BUMNnya Petronas
sehingga 4 kali lipat lebih makmur dari kita. Gedung Petronas pun
berdiri megah sebagai gedung tertinggi kedua di dunia sebagai bukti
nyata keberhasilan BUMN tersebut.
Selama kekayaan alam Indonesia masih dinikmati oleh asing, Indonesia tidak akan pernah bebas dari kemiskinan.
Tidak ada satu bangsa pun yang maju dan
sejahtera yang menyerahkan kekayaan alamnya ke pihak asing. Jika kita
lihat negara-negara yang maju/makmur seperti AS, Inggris, Perancis,
Jerman, Swis, Arab Saudi, Qatar, Kuwait, Venezuela, dan sebagainya,
mereka tidak mau menyerahkan kekayaan alamnya ke pihak asing. Harusnya
ekonom Indonesia berjuang agar Indonesia bisa mandiri. Bisa berdikari.
AS, Inggris, Perancis, Belanda, dsb maju dan makmur karena selain
mengelola kekayaan alamnya sendiri, mereka juga menguras kekayaan alam
negara lain. Tak heran jika Anggaran Belanja Militer AS saja mencapai
US$ 655 Milyar/tahun atau Rp 6.550 Trilyun/tahun sementara Anggaran
Belanja Militer Indonesia cuma Rp 36 Trilyun saja. Kurang dari 1%
anggaran AS!
Bukan justru membujuk rakyat/pemerintah
agar Indonesia tidak mandiri dan bergantung kepada perusahaan2 asing
yang ternyata justru memperkaya perusahaan dan direksi mereka sendiri
Oleh karena itu, dari Rp 30 Ribu
Trilyun/tahun yang didapat perusahaan-perusahaan asing tersebut, bisa
jadi 10-20% berasal dari kekayaan alam Indonesia atau minimal Rp 3.000
Trilyun/tahun.
Saat ini APBN Indonesia hanya sekitar Rp
1.000 trilyun untuk 240 juta rakyat Indonesia. Artinya tiap orang hanya
mendapat sekitar US$ 34/bulan. Masih di bawah garis kemiskinan Bank
Dunia yang US$ 60/bulan/orang. Tak heran Indonesia tidak punya cukup
uang untuk mensejahterakan rakyat, memberi pendidikan yang terjangkau
dari SD hingga Perguruan Tinggi, memberi layanan Rumah Sakit yang
terjangkau, Pembaruan Alutsista, menyelamatkan anak-anak jalanan, dan
sebagainya.
Bayangkan seandainya Indonesia mandiri
dan mendapat tambahan Rp 3.000 trilyun dari hasil kekayaan alamnya
sehingga APBN kita menjadi Rp 4.000 trilyun/tahun. Artinya ada US$
138/bulan untuk setiap orang. Seluruh penduduk Indonesia bisa lepas dari
garis kemiskinan VERSI BANK DUNIA yang US$ 60/bulan. Indonesia bisa
melunasi hutangnya yang Rp 1.600 trilyun dengan mudah. Indonesia tidak
perlu menunggu-nunggu “INVESTOR ASING” untuk membangun negerinya.
Segala janji bahwa pendidikan murah,
layanan Rumah Sakit murah, pembaruan alutsista, atau pun mensejahterakan
rakyat itu hanya omong kosong belaka jika Presiden kita tidak mau
mandiri mengelola kekayaan alam Indonesia. Indonesia tidak akan punya
cukup uang selama hasil kekayaan alam kita yang menikmati justru
Kompeni-kompeni gaya baru yang didukung oleh pemerintah mereka.
Lihat video di mana Kompeni gaya baru
yang didukung AS dan Inggris turut campur untuk menguasai kekayaan alam
Indonesia sehingga 1 juta korban tewas:
Indonesia butuh pemimpin yang bijak dan
berani seperti Raja Faisal dari Arab Saudi dan Hugo Chavez dari
Venezuela yang berani menasionalisasi perusahaan pertambangan asing dan
mandiri mengelola kekayaan alamnya.
Di bawah adalah sebagian hasil kekayaan
alam Indonesia. Indonesia masih punya banyak kekayaan alam yang melimpah
selain statistik di bawah.
Berikut tulisan dari Ensiklopedi MS Encarta:
Saudi Arabia
The latter development, along with Saudi Arabia’s 1974 takeover of controlling interest in the huge oil company Aramco, greatly increased government revenue, thus providing funds for another massive economic development plan.
BUMN yang Menguntungkan Negaranya:
Norway’s economy is a mixed one of public and private enterprises. Although the economy is based on free-market principles, the government exercises considerable supervision and control. The state owns railroads and most of the public utilities, and state-owned enterprises largely control the vital oil and natural gas sectors.
Microsoft ® Encarta
http://encarta.msn.com/encyclopedia_761556517_5/norway.html
About PETRONAS
PETRONAS, the acronym for Petroliam Nasional Berhad, was incorporated on 17 August 1974 under the Companies Act 1965. It is wholly-owned by the Malaysian government and is vested with the entire ownership and control of the petroleum resources in Malaysia through the Petroleum Development Act 1974.
Over the years, PETRONAS has grown to become a fully-integrated oil and gas corporation and is ranked among FORTUNE Global 500′s largest corporations in the world. PETRONAS has four subsidiaries listed on the Bursa Malaysia and has ventured globally into more than 32 countries worldwide in its aspiration to be a leading oil and gas multinational of choice.
http://www.petronas.com.my/internet/corp/centralrep2.nsf/frameset_corp?OpenFrameset
1973Saudi Arabia’s Government acquires a 25 percent participation interest in Aramco.1975Master Gas System project is launched.1980Saudi Government acquires 100 percent participation interest in Aramco, purchasing almost all of the company’s assets.http://www.saudiaramco.com/irj/portal/anonymous?favlnk=%2FSaudiAramcoPublic%2Fdocs%2FAt+A+Glance%2FOur+Story&ln=en
| Crude Petroleum Production (thousand barrels/year) | ||||
| No | Country | Production | Non BUMN Production | Description |
| 1 | Saudi Arabia | 2.788.463 | BUMN | |
| 2 | Russia | 2.705.835 | 2.705.835 | BUMN? |
| 3 | United States | 2.098.560 | 2.098.560 | National Company |
| 4 | Iran | 1.258.031 | BUMN | |
| 5 | China | 1.238.070 | 1.238.070 | BUMN? |
| 6 | Mexico | 1.160.479 | 1.160.479 | |
| 7 | Norway | 1.092.157 | BUMN | |
| 8 | Venezuela | 951.091 | BUMN | |
| 9 | United Kingdom | 837.053 | 837.053 | National Company |
| 10 | Canada | 792.812 | 792.812 | National Company |
| 11 | Nigeria | 773.549 | 773.549 | |
| 12 | United Arab Emirates | 760.449 | 760.449 | |
| 13 | Iraq | 738.901 | 738.901 | |
| 14 | Kuwait | 691.842 | BUMN | |
| 15 | Brazil | 531.509 | 531.509 | |
| 16 | Libya | 481.590 | 481.590 | |
| 17 | Algeria | 477.007 | 477.007 | |
| 18 | Indonesia | 462.782 | 462.782 | |
| 19 | Oman | 327.528 | 327.528 | |
| 20 | Angola | 327.399 | 327.399 | |
| 21 | Kazakhstan | 298.906 | 298.906 | |
| 22 | Argentina | 276.510 | 276.510 | |
| 23 | Malaysia | 255.113 | 255.113 | |
| 24 | Qatar | 248.045 | BUMN | |
| 25 | India | 242.801 | 242.801 | |
| 26 | Egypt | 230.605 | 230.605 | |
| 27 | Australia | 228.634 | 228.634 | |
| 28 | Colombia | 210.727 | 210.727 | |
| 29 | Syria | 186.571 | 186.571 | |
| 30 | Yemen | 161.911 | 161.911 | |
| 31 | Ecuador | 143.371 | 143.371 | |
| 32 | Denmark | 135.421 | 135.421 | |
| 33 | Vietnam | 124.037 | 124.037 | |
| 34 | Azerbaijan | 113.322 | 113.322 | |
| 35 | Gabon | 91.751 | 91.751 | |
| 36 | Congo (ROC) | 91.021 | 91.021 | |
| 37 | Sudan | 87.210 | 87.210 | |
| 38 | Equatorial Guinea | 77.638 | 77.638 | |
| 39 | Turkmenistan | 65.588 | 65.588 | |
| 40 | Brunei | 59.536 | 59.536 | |
| 41 | Thailand | 46.446 | 46.446 | |
| 42 | Trinidad and Tobago | 44.501 | 44.501 | |
| 43 | Romania | 43.830 | 43.830 | |
| 44 | Peru | 35.380 | 35.380 | |
| 45 | South Korea | 33.140 | 33.140 | |
| 46 | Italy | 31.178 | 31.178 | |
| 47 | Uzbekistan | 29.013 | 29.013 | |
| 48 | Tunisia | 27.689 | 27.689 | |
| 49 | Ukraine | 27.543 | 27.543 | |
| 50 | Cameroon | 25.501 | 25.501 | |
| 51 | Germany | 25.152 | 25.152 | |
| 52 | Papua New Guinea | 20.145 | 20.145 | |
| 53 | Pakistan | 18.356 | 18.356 | |
| 54 | Cuba | 17.275 | 17.275 | |
| 55 | Turkey | 17.048 | 17.048 | |
| 56 | Netherlands, The | 16.922 | 16.922 | |
| 57 | Belarus | 13.334 | 13.334 | |
| 58 | Bahrain | 12.784 | 12.784 | |
| 59 | Bolivia | 11.748 | 11.748 | |
| 60 | New Zealand | 11.100 | 11.100 | |
| 61 | France | 9.832 | 9.832 | |
| 62 | Hungary | 8.793 | 8.793 | |
| 63 | Philippines | 8.588 | 8.588 | |
| 64 | Congo (DRC) | 8.279 | 8.279 | |
| 65 | Croatia | 8.036 | 8.036 | |
| 66 | South Africa | 7.121 | 7.121 | |
| 67 | Austria | 6.787 | 6.787 | |
| 68 | Côte d’Ivoire | 6.715 | 6.715 | |
| 69 | Guatemala | 6.573 | 6.573 | |
| 70 | Poland | 6.114 | 6.114 | |
| 71 | Myanmar | 5.479 | 5.479 | |
| 72 | Serbia and Montenegro | 5.114 | 5.114 | |
| 73 | Belgium | 4.383 | 4.383 | |
| 74 | Suriname | 3.653 | 3.653 | |
| 75 | Lithuania | 3.229 | 3.229 | |
| 76 | Czech Republic | 2.738 | 2.738 | |
| 77 | Ghana | 2.557 | 2.557 | |
| 78 | Spain | 2.402 | 2.402 | |
| 79 | Albania | 2.323 | 2.323 | |
| 80 | Bangladesh | 2.192 | 2.192 | |
| 81 | Chile | 2.192 | 2.192 | |
| 82 | Japan | 1.948 | 1.948 | |
| 83 | Estonia | 1.863 | 1.863 | |
| 84 | Singapore | 1.461 | 1.461 | |
| 85 | Sweden | 1.461 | 1.461 | |
| 86 | Greece | 1.155 | 1.155 | |
| 87 | Georgia | 731 | 731 | |
| 88 | Portugal | 731 | 731 | |
| 89 | Kyrgyzstan | 731 | 731 | |
| 90 | Kenya | 365 | 365 | |
| 91 | Ireland | 365 | 365 | |
| 92 | Panama | 365 | 365 | |
| 93 | Slovakia | 365 | 365 | |
| 94 | Dominican Republic | 365 | 365 | |
| 95 | Bulgaria | 365 | 365 | |
| 96 | Barbados | 365 | 365 | |
| 97 | Benin | 365 | 365 | |
| 98 | Switzerland | 365 | 365 | |
| 99 | Morocco | 183 | 183 | |
| 100 | Tajikistan | 91 | 91 | |
| 101 | Israel | 37 | 37 | |
| 102 | Jordan | 15 | 15 | |
| 103 | Slovenia | 7 | 7 | |
| Total | 24.458.709 | 17.429.080 | ||
| Value in US$ | 1.220.035.600.000 | |||
| Value in Rp | 12.200.356.000.000.000 | |||
| 15% of Sharing | 1.830.053.400.000.000 | |||
| Microsoft ® Encarta ® 2006. © 1993-2005 Microsoft Corporation. All rights reserved. | ||||
| Natural Gas Production | |||
| (Billion cu feet) | |||
| 1 | Russia | 21.012 | BUMN |
| 2 | United States | 19.917 | 19.917 |
| 3 | Canada | 6.639 | 6.639 |
| 4 | United Kingdom | 3.602 | 3.602 |
| 5 | Algeria | 2.790 | 2.790 |
| 6 | Iran | 2.649 | BUMN |
| 7 | Netherlands, The | 2.649 | 2.649 |
| 8 | Indonesia | 2.472 | 2.472 |
| 9 | Norway | 2.401 | BUMN |
| 10 | Uzbekistan | 2.048 | 2.048 |
| 11 | Saudi Arabia | 2.013 | BUMN |
| 12 | Turkmenistan | 1.907 | 1.907 |
| 13 | Malaysia | 1.730 | 1.730 |
| 14 | United Arab Emirates | 1.519 | 1.519 |
| 15 | Mexico | 1.342 | 1.342 |
| 16 | Argentina | 1.271 | 1.271 |
| 17 | Australia | 1.271 | 1.271 |
| 18 | China | 1.165 | 1.165 |
| 19 | Qatar | 1.059 | BUMN |
| 20 | Venezuela | 1.059 | BUMN |
| 21 | Egypt | 953 | 953 |
| 22 | India | 883 | 883 |
| 23 | Pakistan | 812 | 812 |
| 24 | Germany | 777 | 777 |
| 25 | Thailand | 671 | 671 |
| 26 | Ukraine | 636 | 636 |
| 27 | Trinidad and Tobago | 600 | 600 |
| 28 | Oman | 530 | 530 |
| 29 | Italy | 530 | 530 |
| 30 | Nigeria | 494 | 494 |
| 31 | Romania | 459 | 459 |
| 32 | Kazakhstan | 459 | 459 |
| 33 | Brunei | 388 | 388 |
| 34 | Bangladesh | 388 | 388 |
| 35 | Bahrain | 318 | 318 |
| 36 | Brazil | 283 | 283 |
| 37 | Denmark | 283 | 283 |
| 38 | Kuwait | 283 | BUMN |
| 39 | Myanmar | 283 | 283 |
| 40 | New Zealand | 212 | 212 |
| 41 | Libya | 212 | 212 |
| 42 | Poland | 212 | 212 |
| 43 | Colombia | 212 | 212 |
| 44 | Bolivia | 212 | 212 |
| 45 | Syria | 212 | 212 |
| 46 | Azerbaijan | 177 | 177 |
| 47 | Hungary | 106 | 106 |
| 48 | Japan | 106 | 106 |
| 49 | Iraq | 71 | 71 |
| 50 | Croatia | 71 | 71 |
| 51 | France | 71 | 71 |
| 52 | Austria | 71 | 71 |
| 53 | South Africa | 71 | 71 |
| 54 | Tunisia | 71 | 71 |
| 55 | Philippines | 71 | 71 |
| 56 | Vietnam | 71 | 71 |
| 57 | Angola | 35 | 35 |
| 58 | Chile | 35 | 35 |
| 59 | Côte d’Ivoire | 35 | 35 |
| 60 | Equatorial Guinea | 35 | 35 |
| 61 | Ireland | 35 | 35 |
| 62 | Serbia and Montenegro | 35 | 35 |
| 63 | Spain | 35 | 35 |
| 62.543 | |||
Langganan:
Postingan (Atom)